Tanjungbalai (MAWARTA) – Sekretaris Daerah Tanjungbalai, Nurmalini Marpaung, menegaskan bahwa ketersediaan data yang akurat dan terpadu menjadi fondasi utama dalam perencanaan pembangunan daerah.
Hal tersebut disampaikannya saat melakukan kunjungan dan koordinasi ke Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tanjungbalai terkait pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, di Kantor BPS Kota Tanjungbalai, Rabu (8/4/2026).
Dalam pertemuan bersama Kepala BPS Kota Tanjungbalai, Nizaruddin, Nurmalini mengungkapkan bahwa ketidaksinkronan data antarinstansi masih menjadi tantangan serius yang harus segera dibenahi.
“Perencanaan tanpa data yang akurat ibarat berjalan tanpa arah. Ini yang harus kita benahi bersama,” tegasnya.
Data Terpadu Jadi Prioritas
Menurut Nurmalini, tanpa dukungan data yang valid dan terintegrasi, arah kebijakan pembangunan berpotensi tidak berjalan selaras dengan kebutuhan riil di lapangan.
Ia menilai, upaya pembenahan sistem data harus menjadi prioritas bersama seluruh instansi, agar kebijakan yang diambil benar-benar tepat sasaran.
Sensus Ekonomi 2026 Dinilai Strategis
Lebih lanjut, Nurmalini menyambut baik pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang dinilai sebagai langkah strategis dalam menghadirkan data ekonomi yang lebih komprehensif dan dapat dipertanggungjawabkan.
Ia juga mengapresiasi langkah BPS Kota Tanjungbalai dalam mengoordinasikan persiapan sensus, termasuk dukungan dari Wali Kota Tanjungbalai yang telah menyampaikan imbauan langsung kepada masyarakat.
Pelaksanaan Dimulai Mei 2026
Sementara itu, Kepala BPS Kota Tanjungbalai, Nizaruddin, menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 akan berlangsung mulai Mei hingga Agustus 2026.
“Pelaksanaan sensus diawali dengan pengisian kuesioner secara daring oleh pelaku usaha, kemudian dilanjutkan dengan survei lapangan berbasis digital,” jelasnya.
Ia menambahkan, sensus ini akan mencakup seluruh pelaku usaha, baik skala kecil, menengah, hingga besar.
Dorong Perencanaan dan Pertumbuhan Ekonomi
Melalui pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, diharapkan dapat tersusun basis data ekonomi yang akurat dan terintegrasi. Data tersebut nantinya menjadi landasan penting dalam memperkuat perencanaan pembangunan serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Kota Tanjungbalai. (Kurniawan)













