Medan (MAWARTA) – Keluarga besar JIB (Jujur Itu Berkah) Farm – Syariah Buah menggelar santunan anak yatim dan pengajian dalam rangka mengenang 20 tahun wafatnya Almarhum Bisnar Sitepu di Balai Sebayak, Jalan Jamin Ginting, Medan, Minggu (8/2/2026) mulai pukul 10.00 WIB.
Kegiatan yang bertepatan dengan momentum menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M itu dihadiri sekitar 700 orang yang terdiri dari anak yatim dan jamaah pengajian. Suasana berlangsung khidmat, penuh kekeluargaan, serta diwarnai doa untuk almarhum.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan saritilawah oleh Eka Feriananda Ginting bersama Tiara Bela Sitepu,
Dilanjutkan tausyiah oleh Ustadz Faisal Akmal Sinaga yang akrab disapa Ustadz Aseng yang mengajak jamaah memperkuat iman di bulan Ramadhan serta mengingat makna peristiwa Isra Mi’raj.
Kegiatan kemudian diisi doa bersama untuk almarhum, makan bersama, dan ditutup dengan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim.
Istri almarhum Bisnar Sitepu, Hj Rukijah br Sembiring, yang didampingi anak-anaknya mengaku bersyukur dan gembira kegiatan tersebut dapat terlaksana.
Ia mengenang sosok suaminya sebagai pribadi yang selalu menanamkan nilai kejujuran kepada keluarga.
“Beliau selalu mengajarkan kepada anak-anak untuk mengatakan yang benar walaupun pahit. Kejujuran itu yang kami pegang hingga lahir usaha dengan konsep ‘Jujur Itu Berkah’,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kegiatan santunan sebenarnya rutin dilakukan setiap tahun menjelang Ramadhan, namun skala besar seperti saat ini merupakan yang pertama dan diharapkan dapat terus berlanjut.
“Harapan kami, anak-anak yang disantuni menjadi pribadi yang baik dan kegiatan ini bisa mempererat silaturahmi sesama umat,” ujarnya.
Menariknya, kegiatan tersebut juga bertepatan dengan momen ulang tahun ke-74 Hj Rukijah br Sembiring, sehingga menambah suasana haru dan kebersamaan di tengah keluarga serta para undangan yang hadir.
Acara tersebut turut dihadiri keluarga besar almarhum, di antaranya Abdul Rahman Sitepu, Alm Sutrando Sitepu, Haliman Sitepu, Nurelsi br Sitepu, Rido Tunisa Sitepu, Analisa Sitepu, Nurdini br Sitepu, serta seluruh keluarga inti lainnya.
Kehadiran juga tampak dari para menantu, cucu, dan kerabat dekat yang bersama-sama mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai.
Kebersamaan keluarga besar yang hadir menjadi gambaran kuat bahwa nilai kekeluargaan yang ditanamkan almarhum semasa hidup masih terus terjaga hingga saat ini.
Tampak juga Pengurus PAC IPK Medan Tuntungan juga hadir sebagai undangan, mengingat salah satu anak almarhum, Rido Tunisa Sitepu, aktif sebagai bendahara di organisasi tersebut.
Kegiatan santunan dan pengajian ini menjadi bentuk penghormatan keluarga kepada almarhum sekaligus wujud kepedulian sosial kepada sesama, dengan harapan menjadi amal jariyah yang terus mengalir serta membawa keberkahan bagi keluarga dan masyarakat, khususnya menjelang Ramadhan. (Tison)














