Mawartanews.com – Dunia musik berduka atas kepergian Roberta Flack, penyanyi legendaris yang dikenal melalui lagu balada romantis Killing Me Softly With His Song.
Flack menghembuskan napas terakhir di kediamannya pada Senin (25/2/2025) dalam usia 88 tahun.
Kepergian Flack datang setelah ia mengungkapkan bahwa dirinya didiagnosis mengidap amiotrofik lateral sklerosis (ALS) pada 2022.
Penyakit saraf motorik progresif yang dikenal sebagai Lou Gehrig’s disease ini telah membuatnya tak lagi bisa bernyanyi dalam beberapa tahun terakhir.
Perjalanan Karier dan Prestasi Gemilang
Sebagai putri seorang organis gereja, Flack menunjukkan bakat luar biasa sejak dini.
Ia lahir di Black Mountain, North Carolina, pada 10 Februari 1937, dan tumbuh besar di Arlington, Virginia.
Sejak usia 9 tahun, ia telah mendalami musik klasik dan kemudian meraih beasiswa ke Howard University pada usia 15 tahun. Ia lulus pada 1958 dengan gelar sarjana pendidikan musik.
Flack menorehkan sejarah dengan memenangkan lima Grammy Awards dari 14 nominasi sepanjang kariernya.
Penghargaan prestisius Record of the Year bahkan ia raih dua tahun berturut-turut. Pada 2020, dedikasinya dalam industri musik mendapat pengakuan melalui penghargaan pencapaian seumur hidup (Lifetime Achievement Award).
Flack dikenal bukan hanya karena suaranya yang lembut dan penuh emosi, tetapi juga karena kepiawaiannya dalam menginterpretasikan lagu-lagu berbagai artis, seperti Leonard Cohen dan The Beatles.
Ia juga mencatat sejarah sebagai produser perempuan di industri yang didominasi pria dengan menggunakan alter ego bernama Rubina Flake dalam album Feel Like Makin’ Love.
Meskipun kerap menyanyikan lagu cinta, Flack tidak ragu menyuarakan isu sosial melalui musiknya.
Ia membahas ketidakadilan rasial dalam Tryin’ Times, kesenjangan ekonomi dalam Compared to What, dan perjuangan komunitas LGBTQ dalam Ballad of the Sad Young Men.
Pendeta Jesse Jackson pernah menggambarkan Flack sebagai sosok yang relevan secara sosial dan berani secara politik.
Kepergian Flack meninggalkan duka mendalam bagi dunia musik. Questlove, drummer The Roots dan direktur musik The Tonight Show Starring Jimmy Fallon, memberikan penghormatan kepada sang legenda.
“Terima kasih, Roberta Flack. Beristirahatlah dalam melodi,” tulisnya dalam unggahan di media sosial, seraya membagikan foto lawas sang penyanyi, seperti dikutip BBC.
Warisan musik Roberta Flack akan terus hidup, menginspirasi generasi baru untuk menciptakan karya dengan makna mendalam. (*)













