SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
KRIMINALNUSANTARA

Polres Binjai diminta Tangkap pelaku Penyerangan Anggota PUK F.SPTI – K.SPSI Tandem Hulu

×

Polres Binjai diminta Tangkap pelaku Penyerangan Anggota PUK F.SPTI – K.SPSI Tandem Hulu

Sebarkan artikel ini
Foto : istimewa

MAWARTANEWS.com, BINJAI |

Kordinator Federasi Serikat Pekerja Transport Indonesia – Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (F.SPTI – K.SPSI) Kecamatan Hamparan Perak, mendesak aparat kepolisian Polres Binjai untuk segera menangkap terduga aktor intelektual dan pelaku penganiayaan sejumlah anggota PUK F.SPTI – K.SPSI Tandem Hulu ll,
pada Sabtu (16/3) lalu.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Hendro menjelaskan, akibat peristiwa yang terjadi di jalan Tanjung Pura KM 30,5 tepatnya di Desa Tandem Hulu ll Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang.

“Sejumlah 2 anggota Pimpinan Unit Kerja (PUK) F.SPTI – K.SPSI Desa Tandem Hulu II mengalami luka di bagian mata dan salah satu anggota mengalami sakit di bagian punggung belakang,” ujarnya tirukan ucapan anggota, Sabtu (23/3/2024) sore.

Ia pun menjelaskan, dari dulu hingga hari ini yang bekerja bongkar muat di lapangan Tandem Hulu ll ini F. SPTI, namun berjalanya waktu ada sekelompok orang mengatasnamakan serikat pekerja FTI diduga ingin memaksa masuk.

“Kami minta polisi segera menangkap terduga aktor intelektual dan pelaku penganiayaan inisial Suh, Har, beserta Ag dkk,untuk diproses sesuai hukum, yang mengakibatkan sejumlah anggota PUK terluka,” tegas Hendro, dan sejumlah anggota PUK Tandem Hulu ll.

Pada kesempatan itu, Angga Nugraha (45) anggota PUK Tandem Hulu ll menyampaikan, saat itu kami sedang istirahat pinggiran ruko. Lalu Ia pun melihat Har, Ag dan kawan-kawan berkisar puluhan orang datang dengan menaiki mobil pick up dan sepeda motor menghampiri teman kami.

BACA JUGA:  Siswi SMP di Medan Dilaporkan Hilang, Ternyata Dibawa Kabur dan Dirudapaksa Kenalan di Instagram

“Har dan Ag dkk, mendatangi salah satu teman kami, disitu sempat terjadi perdebatan, lalu mereka tiba-tiba mengeroyok. Saat itu aku dipukul lalu tersungkur, kepala serta badan di pijak-pijak sama meraka,” ucap Angga, yang masih dalam keadaan luka diperban, sembari mengatakan pada peristiwa itu, sejumlah orang dari meraka membawa senjata tajam.

Akibat aksi brutal itu, ia pun melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Binjai dengan nomor: LP/B/150/lll/2024/SPKT/ Polres Binjai/Polda Sumatera Utara tangga 16 Maret 2024, pukul 19.38 WIB.

“Usai kejadian tersebut, bersama kawan langsung menuju klinik. Pihak klinik bilang bagian pembuluh mata pecah, maka mata masih terlihat merah, dan kepala masih terasa sakit,” cetus korban, Angga kepada wartawan.

Ia berharap polisi segera menangkap pelaku dan di proses sesuai aturan hukum yang berlaku,” harap korban, Angga.

Ditempat yang sama, Ristiono (36) anggota PUK Tadem Hulu ll yang juga menjadi korban pengeroyokan mengungkapkan, saat itu dirinya sempat angkat dan dibanting oleh terduga pelaku inisial Har.

BACA JUGA:  Menhan Prabowo Subianto Dukung Program PBN Yang Digagas Bobby Nasution

“Dari peristiwa keributan itu, saya diangkat dan dibanting oleh Har, ke lantai, hingga sekarang punggung dan pinggang belakang masih terasa sakit,” ujarnya.

Atas kejadian itu, Ristiono melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Binjai dengan nomor: LP/B/151/lll/2024/SPKT/ Polres Binjai/Polda Sumatera Utara tangga 16 Maret 2024, pukul 19.38 WIB.

Mereka pun berharap pihak kepolisian Polres Binjai tegak lurus dan jangan padang buluh dalam menindak pelaku kejahatan. Kami minta polisi bisa segera menangkap pelaku atas peristiwa, Sabtu 16 Maret 2024 sekira pukul 14.30 lalu,

Terpisah Kapolres Binjai, AKBP Rio Alexander Panelewan melalui Kasat Reskrm AKP Zuhatta Mahidi saat dikonfirmasi wartawan menyampaikan sudah 2 ada pelaku yang kita amankan.

“Ada dua pelaku yang diamankan,” kata Zuhatta, tanpa memberikan keterangan lebih lanjut terkait waktu penangkapan dan nama kedua tersangka tersebut, Sabtu (23/3) siang.

Saat ditanyai wartawan kembali terkait dua pelaku yang diamankan Polres Binjai tersebut atas pihak Laporan Nomor LP/B/151/lll/2024/SPKT/ Polres Binjai/Polda Sumatera Utara.

Atau Laporan atau Nomor LP/B/150/lll/2024/SPKT/ Polres Binjai/Polda Sumatera Utara. AKP Zuhatta Mahi, memilih bungkam meski beberapa kali dikirimkan pesan konfirmasi WahtsApp maupun via telepon selulernya. (*)