SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
NASIONAL

Eks Ketua FKPT Aceh Ingatkan Bahaya Politisasi Bencana Pascabanjir

×

Eks Ketua FKPT Aceh Ingatkan Bahaya Politisasi Bencana Pascabanjir

Sebarkan artikel ini
Eks Ketua FKPT Aceh Wiratmadinata memberi imbauan pascabencana
Eks Ketua FKPT Aceh Wiratmadinata memberi imbauan pascabencana. (Foto: Istimewa)

Aceh (MAWARTA) – Mantan Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme Aceh, Wiratmadinata, mengimbau masyarakat Aceh agar tidak terprovokasi manuver politik di tengah kondisi psikologis warga yang masih rentan pascabencana banjir dan tanah longsor.

Ia menilai, banyak warga saat ini berada dalam situasi emosional berat akibat kehilangan rumah, harta benda, serta lambatnya pemulihan di sejumlah wilayah terdampak.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Kondisi tersebut dinilai rawan dimanfaatkan pihak tertentu untuk menggeser isu kemanusiaan menjadi isu politik.

“Isu sosial coba digeser menjadi isu politik, seolah-olah orang Aceh ingin kembali memberontak karena pemerintah tidak menetapkan status Bencana Nasional,” ujar Wiratmadinata dalam keterangan tertulis, Sabtu (27/12/2025).

BACA JUGA:  Pertamina Perkuat Pasokan BBM dan LPG ke Aceh Lewat Jalur Laut, Darat, dan Udara

Ia menyinggung insiden kericuhan antara aparat TNI dan massa demonstran yang membawa bendera bulan bintang di Aceh Utara, 25 Desember lalu, yang mengakibatkan sejumlah warga mengalami luka.

Menurutnya, peristiwa tersebut seharusnya dapat dicegah melalui deteksi dini yang lebih optimal.

Wiratmadinata menilai peran Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Aceh sangat krusial dalam menyampaikan laporan situasi kepada Gubernur Aceh Muzakir Manaf, sehingga koordinasi dengan Forkopimda dapat dilakukan lebih awal.

Ia juga mendorong pemerintah daerah mengampanyekan solidaritas warga serta menolak politisasi bencana, sembari mengingatkan aparat keamanan agar bertindak terukur dan proporsional.

“Yang diuntungkan dari situasi ini bukan korban bencana, melainkan para provokator,” tegasnya. (*)