MEDAN | Terkait tewasnya seorang wanita muda berinisial WP (20) diduga karena over dosis (OD), saat dugem di Diskotik CDI Kutalimbaru, Deli Serdang, polisi masih belum bisa memastikan hal tersebut.
Polisi masih melakukan upaya penyelidikan terkait penyebab kematian perempuan yang tinggal di Kelurahan Sukaramai, Kecamatan Binjai Barat.
Hingga saat ini polisi masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.
“Nanti setelah pemeriksaan laboratorium, apakah ada sakit yang lain atau ada zat-zat kimia yang masuk tidak seharusnya kita tidak tau, nanti hasil laboratorium,” ucap Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, Kamis (24/10/24).
Gidion pun menyarankan pemkab Deli Serdang untuk menutup Cafe Duku Indah (CDI), jika terbukti adanya peredaran narkotika di sana.
“Itu kewenangannya dari Pemkab Deli Serdang. Tapi kalau saya merekomendasikan, kalau ada peredaran narkotika disana, tutup,” tegasnya.
Sebelumnya, seorang wanita muda berambut pirang berisinial WP (20) tewas diduga akibat overdosis saat dugem di Diskotik CDI Kutalimbaru, Deliserdang, Senin (21/10/24).
WD diketahui mendatangi lokasi hiburan malam yang terletak di Jalan Unnamed Road, Desa Namo Rube Julu, Kecamatan Kutalimbaru, Deli Serdang bersama dua teman wanitanya, NS dan H. Di lokasi, mereka disebut-sebut bertemu seorang pria berinisial J yang diduga memberikan pil ekstasi terhadap WP. (Adi)













