SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
TNI POLRI

Pimpin Langsung proses Evakuasi Banjir di Kampung Bojong Keusik, Kapolresta Bandung: Sekitar 300 rumah Warga Terdampak

×

Pimpin Langsung proses Evakuasi Banjir di Kampung Bojong Keusik, Kapolresta Bandung: Sekitar 300 rumah Warga Terdampak

Sebarkan artikel ini
Foto: Kapolresta Bandung, Kombes Pol Aldi Subartono saat memimpin langsung proses evakuasi banjir di Kampung Bojong Keusik, Desa Bojong, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (12/2/2026).

BANDUNG (MAWARTA) – Kapolresta Bandung, Kombes Pol Aldi Subartono memimpin langsung proses evakuasi pasca banjir yang terjadi di Kampung Bojong Keusik, Desa Bojong, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, Jawa Barat pada Kamis (12/2/2026) dini hari.

Aldi Subartono menyampaikan duka atas musibah banjir yang menimpa warga di Kampung Bojong Keusik, Desa Bojong, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

“Yang pertama tentunya kita berduka ya, atas musibah banjir di Desa Bojong ini,” ujar Aldi Subartono.

Dalam musibah banjir ini, ratusan rumah warga di Kampung Bojong Keusik, Desa Bojong, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung terdampak.

“Kalau tadi saya tinjau langsung, ini ada tiga RT yang terdampak, ada sekitar hampir 300 rumah, yang agak parah yang dibagian dalam itu beberapa rumah lumpurnya masuk ke dalam rumah, sehingga barang-barang nggak bisa dipakai,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Babinsa 14/Rtp Bantu Petani Garap Sawah

Polresta bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) melakukan upaya pembersihan material dan mengevaluasi warga rumahnya mengalami kerusakan.

“Langkah-langkah kami bersama bapak Bupati (Dadang Supriatna), Dandim, Forkompinda, segera hari ini mengupayakan untuk membersihkan (material) ya, mengevakuasi masyarakat yang kira-kira rumahnya sementara tidak bisa dihuni dulu,” katanya.

Dengan kolaborasi semua pihak, diharapkan semua berjalan dengan baik dan cepat selesai agar warga yang terdampak bisa kembali tenang.

“Bismillah dengan kekuatan bersama ya, mudah-mudahan secepat mungkin segera bisa kita rapikan, sehingga masyarakat bisa lebih tenang, bisa selesai semuanya,” pungkasnya. (*)