Deliserdang – Praktik perjudian jenis dadu koplok di Jalan Rahayu/Pasar 12 Sei Rotan, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang, diduga berlangsung tanpa hambatan.
Ironisnya, lokasi perjudian ini hanya berjarak dekat dari Masjid Al-Hidayah, sehingga memicu keresahan di kalangan warga setempat.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, lokasi perjudian tersebut berada di dekat pangkalan angkot Mars 65 berwarna hijau.
Tempat tersebut diketahui mulai beroperasi setiap hari pada pukul 14.00 WIB dan tutup sekitar pukul 18.00 WIB.
Selain perjudian dadu koplok, tempat itu juga dikabarkan menyajikan judi sabung ayam, yang menarik minat banyak pemain dari berbagai latar belakang.
Seorang warga berinisial Jas mengungkapkan bahwa tempat tersebut kerap dipadati pengunjung.
Menurutnya, para pemain berasal dari kalangan aparatur sipil negara (ASN) hingga pengusaha, dengan taruhan mencapai puluhan juta rupiah.
“Lokasi judi dadu koplok itu buka mulai pukul 14.00 WIB sampai sore. Pemainnya ramai dan taruhannya besar,” kata Jas
Jas juga menduga bahwa lokasi tersebut mendapatkan perlindungan dari aparat penegak hukum (APH), sehingga para bandar merasa aman dalam menjalankan aktivitas ilegalnya.
“Kami berharap APH segera mengambil langkah tegas dengan melakukan penggerebekan dan menangkap para bandar agar ada efek jera,” ujarnya dengan tegas.
Menanggapi informasi tersebut, Kanitreskrim Polsek Medan Tembung, Iptu Parulian Sitanggang, menyampaikan respons singkat melalui aplikasi pesan WhatsApp pada Sabtu (10/5/2025). “Terima kasih infonya bang. Kita akan cek dan tindak,” balasnya.
Meski begitu, hingga berita ini diterbitkan, belum ada langkah konkret dari pihak kepolisian terkait dugaan aktivitas perjudian di lokasi tersebut.
Masyarakat berharap adanya tindakan tegas agar lingkungan kembali aman dan nyaman. (Red)













