SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BREAKING NEWSNUSANTARA

Pengunjung Kecewa, Berfoto di Kampung Ladang Outbound Harus Bayar Jutaan Rupiah

×

Pengunjung Kecewa, Berfoto di Kampung Ladang Outbound Harus Bayar Jutaan Rupiah

Sebarkan artikel ini

MAWARTANEWS.com, MEDAN |

Pengunjung wisata di Kampung Ladang Outbound tepat di Jalan Besar Tanjung anom, Namorih, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, sangat kecewa. Pasalnya, selain uang masuk Rp 30.000 per orang dan juga di kenakan uang berfoto menggunakan camera dslr Rp 1.500.000 ribu rupiah.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

“Kami cukup kecewa dengan pelayanan di objek Kampung Ladang, awalnya bagus dan bebas melakukan perjalanan mengelilingi yang disuguhkan di kampung ladang tapi saat hendak mengabadikan moment foto atau video dengan memakai kamera dslr, malah dilarang dan dimintai biaya sekitar 1,5 juta rupiah. Sementara uang masuk saja sudah 30.000 per orang,” ujar Three pengunjung Kampung Ladang, Senin (10/7/2023).

BACA JUGA:  Tahan Munthe Dilantik Sebagai Wakil Ketua DPRD Labura

“Kalau lah uang masuk 30ribu per orang, kenapa lagi harus ada uang sampai jutaan untuk para pengunjung,” herannya.

Dikatakannya, sementara dalam promosi di media sosial, dengar-dengar cuman Rp 5 ribu per orang sekali masuk dan bisa menikmati destinasi yang disediakan oleh kampung ladang.

“Tidak masalah memang walaupun 30ribu/ orang karena memang sudah terlanjur sampai disana namun yang tidak mengenakkan saat dimintai biaya tambahan sampai jutaan. Kami sebagai pengunjung yang baru pertama kali ke kampung ladang kaget dengan aturan seperti itu, walaupun itu milik swasta tapi ada baiknya keterbukaan dalam promosi nya sehingga para calon pengunjung tidak kecewa saat sudah jauh-jauh datang,” tandasnya.

BACA JUGA:  Wali Kota Medan Hadiri Perayaan Waisak: Ajak Warga Perkuat Harmoni Sosial

Sementara itu, manager Kampung Ladang Outbound mengaku bernama Rudi membenarkan bahwasanya selain uang masuk Rp 30.000 per orangnya memang sudah dari dulu. Namun dengan uang Rp 1,5 juta itu untuk lokasi foto tertentu saja yang ada di Kampung Ladang.

“Lokasi khusus berfoto dan shooting menggunakan camera dslr harus bayar Rp 1,5 juta. Sementara tempat lain bebas berfoto menggunakan camera handphone saja dan di larang menggunakan camera dslr. Ini sudah aturan dari pemilik lokasi wisata ini,” ucapnya. (*)