Medan – Pemerintah Kota (Pemko) Medan menyatakan dukungan penuh terhadap gerakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang digelar Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Sumatera Utara di Sekolah Rakyat Sentra Bahagia, Jalan Willem Iskandar No. 377, Kecamatan Medan Tembung, Jumat (8/8/2025).
Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia sekaligus menjadi momentum membentuk karakter hidup sehat sejak usia dini.
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, melalui sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Dinas Sosial Khoiruddin Rangkuti, menyampaikan apresiasi kepada Kementerian PUPR, khususnya Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Satuan Kerja Pelaksanaan Strategis Sumatera Utara, atas inisiasi kegiatan tersebut.
“PHBS bukan hanya soal cuci tangan atau membuang sampah pada tempatnya. Ini adalah budaya hidup, karakter bangsa, dan pondasi masyarakat maju,” ujarnya.
Rico menekankan bahwa peringatan HUT RI tidak semata-mata seremonial, tetapi juga menjadi saat yang tepat untuk merefleksikan makna kemerdekaan secara utuh.
“Kita tidak hanya merdeka secara politik, tetapi juga harus merdeka dari hal-hal yang mengancam kualitas hidup masyarakat. Salah satunya adalah lingkungan yang tidak sehat,” tegasnya di hadapan para murid dan guru.
Wali Kota juga memberi penghormatan kepada para guru yang dinilainya sebagai pendidik karakter, bukan hanya pengajar.
Kepada para siswa, ia berpesan agar menanamkan gaya hidup sehat sejak dini, menjaga kebersihan, aktif bergerak, dan saling peduli.
“Medan harus jadi kota yang bersih, sehat, dan berdaya. Kita mulai dari lingkungan sekolah, kita mulai dari sekarang,” imbuhnya.
Kegiatan PHBS yang berlangsung dari pukul 07.00 hingga siang hari ini dihadiri sejumlah pejabat Kementerian PUPR, antara lain Kepala Balai Penataan Bangunan Permukiman dan Kawasan Sumatera Utara Yenni Mulyadi.
Kepala Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi Wilayah Sumatera Utara Rezza Munawir, serta Kepala Balai Pelatihan Kompetensi PU Wilayah I Medan Sri Martha Hizkhi Sembiring.
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan budaya hidup bersih dan sehat dapat tertanam di kalangan pelajar dan menjadi kebiasaan positif di masyarakat luas. (Son)













