Atas dasar itu, lanjut Taufan, pihaknya bersama sejumlah pemerhati pembangunan jalan di Sumut, seperti Bones Sembiring SE, Drs. Daulat M. Solin, Mandala Putra SH, dan lainnya, meminta Ketua DPRD Sumut agar kembali memprioritaskan pembangunan jalan sejajar Medan – Berastagi sebagai alternatif untuk mengatasi kemacetan jalur tersebut.
“Kami berharap agar Ketua Dewan memperjuangkan anggaran untuk kelanjutan pembangunan jembatan di ruas jalan sejajar tersebut di P-APBD Sumut 2024 atau di APBD TA 2025, agar bisa dilintasi truk roda empat dan enam, guna memperlancar arus lalu lintas dari Medan – Berastagi via Kutalimbaru dan sebaliknya,” ujar Taufan.
Mantan anggota DPRD Sumut ini menambahkan bahwa berdasarkan hasil temuannya di lapangan, kondisi jalan yang membelah kawasan hutan Sibayak ini sudah dalam tahap pengerasan dan bisa dilintasi kendaraan pribadi maupun mobil pick-up, namun terhalang oleh jurang yang membutuhkan pembangunan jembatan.
Taufan juga berharap Ketua DPRD Sumut dan Pj Gubernur Sumut Agus Fatoni langsung meninjau ke lapangan untuk melihat progres pembangunan, agar selanjutnya anggarannya bisa dialokasikan di P-APBD Sumut 2024 dan APBD Sumut 2025.
Menanggapi usulan para pemerhati pembangunan jalan di Sumut, Ketua DPRD Sumut Sutarto berjanji akan membicarakan kelanjutan pembangunan Jalan Sejajar Medan – Tuntungan – via Kutalimbaru Deliserdang – Sembaikan – Desa Jaranguda – Berastagi Karo ini dengan Pj Gubernur Sumut.
“Usulan para pemerhati pembangunan jalan di Sumut tentu kita perhatikan dan akan dibahas dengan Pj Gubernur Sumut dan anggota Banggar eksekutif dan legislatif. Kita tidak ingin jalan yang sudah dibangun dibiarkan terlantar,” tegas Sutarto. (BES)













