SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
NUSANTARA

Pdm Jemmi Maufra Ginting: Belajarlah Mengampuni, Seperti Filemon kepada Onesimus

×

Pdm Jemmi Maufra Ginting: Belajarlah Mengampuni, Seperti Filemon kepada Onesimus

Sebarkan artikel ini
Pdm Jemmi Maufra Ginting saat menyampaikan firman Tuhan di Gereja Wesleyan Indonesia Namobintang, Minggu (7/9/2025).

Pancurbatu (MAWARTA) – Jemaat Gereja Wesleyan Indonesia Namobintang, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, mendapat berkat rohani melalui firman yang disampaikan oleh Pdm Jemmi Maufra Ginting, Minggu (7/9/2025).

Dalam kotbahnya, Pdm Jemmi membawakan pesan firman Tuhan dari Kitab Filemon, yang mengisahkan hubungan antara Filemon dan budaknya, Onesimus.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Mengutip Filemon 1:10-11, Pdm Jemmi menjelaskan bahwa Onesimus yang dahulu tidak berguna, setelah bertemu Kristus berubah menjadi orang yang berguna.

“Inilah bukti bahwa kasih Kristus sanggup mengubah hidup siapa pun, bahkan orang yang dianggap hina atau gagal sekalipun,” ujar Pdm Jemmi dalam kotbahnya.

Lebih lanjut, Pdm Jemmi menekankan pesan Paulus kepada Filemon agar menerima kembali Onesimus, bukan lagi sebagai budak, melainkan sebagai saudara seiman (Filemon 1:15-16).

BACA JUGA:  Gotong Royong dan Serap Aspirasi Warga Di Medan Amplas

“Firman Tuhan ini mengajarkan bahwa iman sejati bukan hanya soal ucapan, melainkan diwujudkan dalam pengampunan. Mengampuni memang tidak mudah, tetapi kasih Kristus yang sudah mengampuni kita seharusnya juga mengalir kepada sesama,” tambahnya.

Dalam Filemon 1:18-19, Paulus rela menanggung segala kerugian Onesimus demi terjadinya rekonsiliasi. Menurut Pdm Jemmi, hal ini menunjukkan bahwa kasih lebih tinggi daripada hukum.

“Secara hukum Onesimus bersalah, tetapi kasih mengalahkan hukuman. Sama seperti Kristus menanggung dosa kita di kayu salib, demikian juga kita dipanggil untuk saling mengampuni,” jelasnya.

Di akhir kotbah, Pdm Jemmi mengajak jemaat untuk menghidupi firman ini dalam kehidupan sehari-hari.

“Di sekitar kita banyak orang seperti Onesimus-mereka yang pernah melukai, mengecewakan, atau bersalah. Tetapi Tuhan memanggil kita untuk menjadi seperti Filemon, yang membuka pintu pengampunan, dan seperti Paulus, yang menjadi pendamai,” tutupnya.

BACA JUGA:  Sangat Disayangkan Proyek 3 Milyar Dikerjakan CV bukan PT Hasilnya Diduga Dikerjakan Asal Siap

Ibadah berlangsung penuh hikmat dengan puji-pujian dan doa syafaat, serta diakhiri dengan doa berkat. Jemaat pulang dengan pesan kuat: kasih Kristus memanggil setiap orang untuk berdamai, mengampuni, dan hidup dalam persaudaraan sejati.

 

 

(son/son)