Langkat (MAWARTA) – Jembatan penghubung di Desa Sei Litur Tasik, Kecamatan Sawit Seberang, Kabupaten Langkat, yang sebelumnya ambruk diterjang banjir, kini telah rampung dibangun dan kembali difungsikan.
Beroperasinya jembatan tersebut mengakhiri masa keterisolasian sekitar 4.000 warga di wilayah setempat.
Jembatan Armco yang dibangun oleh personel Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat itu menjadi akses vital bagi warga di empat dusun, yakni Dusun VI hingga Dusun IX.
Sejak Senin (5/1/2026), masyarakat kembali dapat beraktivitas normal setelah sebelumnya terhambat akibat terputusnya jalur utama pascabanjir.
Camat Sawit Seberang Anoman menyebutkan, keberadaan jembatan tersebut sangat krusial dalam mendukung pemulihan ekonomi dan sosial masyarakat, mengingat mayoritas warga menggantungkan hidup dari sektor pertanian dan perkebunan.
“Dengan difungsikannya kembali jembatan ini, warga bisa kembali menjual hasil perkebunan, bekerja seperti biasa, dan anak-anak dapat berangkat ke sekolah tanpa hambatan,” ujar Anoman.
Ia menjelaskan, saat jembatan ambruk, aktivitas perekonomian warga sempat lumpuh total karena jembatan tersebut merupakan satu-satunya akses penghubung antar dusun.
Kondisi itu memaksa warga dan pemerintah kecamatan membangun jembatan darurat dari kayu, yang hanya bisa dilalui kendaraan roda dua
“Alhamdulillah, sekarang jembatan Armco yang dibangun TNI AD sudah selesai dan bisa digunakan. Warga sangat bersyukur karena roda perekonomian mulai kembali bergerak,” tambahnya.
Rampungnya pembangunan jembatan ini diharapkan menjadi titik awal pemulihan pascabanjir di wilayah Sawit Seberang, sekaligus memperkuat konektivitas desa agar lebih tangguh menghadapi bencana ke depan. (Edi)













