SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
NUSANTARA

Marbot Masjid Kehilangan Motor, Pelaku Pakai Jaket Hitam Terekam CCTV

×

Marbot Masjid Kehilangan Motor, Pelaku Pakai Jaket Hitam Terekam CCTV

Sebarkan artikel ini
Pelaku saat melancarkan aksinya pencurian sepeda motor. (Foto: Istimewa)

MEDAN – Sepeda motor milik seorang marbot Masjid Muslimin di Jalan Bromo, Lorong Trimo, Medan Denai, raib dari pelataran parkir masjid pada Sabtu (15/2/25).

Korban, Amir Saypudin Ritonga (24), melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Medan Area.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Amir, yang juga mengajar di salah satu sekolah dasar Islam terpadu (SD IT) di Medan Johor, mengatakan bahwa ia memarkirkan sepeda motor Honda Supra BK 4763 UH miliknya di tempat biasa usai menghadiri acara Isra’ Mi’raj. Namun, saat subuh tiba, motor tersebut sudah tidak ada.

“Saya pulang dari undangan Isra’ Mi’raj dan memarkirkan motor seperti biasa. Paginya, motor sudah hilang,” ujar Amir saat diwawancarai Mawartanews, Minggu (16/2/25).

BACA JUGA:  Aksi Pencurian di Kos-kosan Medan Sunggal, Mahasiswi Kehilangan Sepeda Motor

Amir menceritakan bahwa biasanya area parkir masjid ramai oleh anak-anak muda yang nongkrong hingga pagi.

Namun, pada malam kejadian, tempat tersebut sepi. “Sudah empat tahun saya tinggal di sini, dan tempat itu selalu ramai. Mungkin karena kemarin gerimis, tidak ada yang nongkrong,” katanya.

Dari rekaman CCTV masjid, terlihat seorang pria mengenakan topi hitam dan jaket hitam membawa kabur sepeda motor Amir sekitar pukul 02.23 WIB. Amir pun segera melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

“Saya sudah melapor dan berharap motor saya bisa ditemukan. Motor itu satu-satunya kendaraan saya selama merantau di Medan,” ujarnya.

Kehilangan motor ini membuat Amir kesulitan dalam menjalankan aktivitasnya, termasuk mengajar dan menghadiri kegiatan keagamaan.

BACA JUGA:  Job Fair Mini di Kecamatan Medan Marelan Menyediakan 560 Lowongan Pekerjaan

Terlebih, menjelang bulan Ramadhan, ia harus mengeluarkan biaya tambahan untuk transportasi.

“Ramadhan nanti saya ada jadwal mengisi ceramah dan menjadi imam tarawih. Mau tidak mau, saya harus naik angkot. Saya berharap polisi bisa menemukan pelaku dan motor saya,” harapnya.

Kanit Reskrim Polsek Medan Area, Iptu PM Tambunan, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan dari Amir.

“Sudah kita terima laporannya, dan saat ini masih dalam penyelidikan,” ujarnya.

Polisi berjanji akan mengusut tuntas kasus ini dan berupaya menemukan pelaku serta mengembalikan motor milik Amir. (Adi)