SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
NUSANTARA

Wabup: HMI Harus Lahirkan Gagasan Nyata untuk Bangsa dan Daerah

×

Wabup: HMI Harus Lahirkan Gagasan Nyata untuk Bangsa dan Daerah

Sebarkan artikel ini

LUBUK PAKAM (MAWARTA) – Di tengah perubahan global yang cepat, disrupsi teknologi, serta dinamika sosial-politik yang semakin kompleks, dibutuhkan kader muda yang memiliki kedalaman berpikir, kejernihan analisis, serta keberanian merumuskan gagasan besar.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, saat membuka Opening Ceremony Latihan Kader II (Intermediate Training) Tingkat Nasional Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Deli Serdang Periode 2024–2025 di Aula Cadika, Lubuk Pakam, Kamis (5/2/2026).

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Menurut Wabup, intelektualisme kader HMI tidak boleh berhenti pada tataran wacana, melainkan harus diwujudkan dalam bentuk konsep, kebijakan, dan gerakan nyata yang solutif.

“Berpikir kreatif akan membuka cara-cara baru dalam menemukan solusi atas persoalan umat, bangsa, dan dunia. Ini menjadi sangat penting, khususnya bagi kader HMI sebagai agen perubahan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Latihan Kader II merupakan fase strategis dalam pembentukan middle leader, yakni kader yang tidak hanya mampu memimpin diri sendiri, tetapi juga mengelola organisasi, membangun sistem, serta menjadi penghubung antara gagasan dan aksi nyata.

BACA JUGA:  Lulus CPNS, Atlet Disabilitas Ainin Trisea Yunanda: Saya Siap Berikan Pelayanan Terbaik, Banggakan Keluarga dan Kota Medan

Pada tahap ini pula, proses pemetaan peradaban dimulai dengan membaca realitas sosial dan menerjemahkannya ke dalam rumusan pemikiran serta strategi organisasi.

Sejalan dengan tema kegiatan, “Terbinanya Kader HMI yang Mempunyai Kemampuan Intelektual untuk Memetakan Peradaban dan Memformulasikan Gagasan dalam Lingkup Organisasi”, Wabup menekankan kader HMI dituntut tidak hanya kritis, tetapi juga mampu memahami arah peradaban dan merumuskan gagasan aplikatif serta solutif.

“HMI adalah kawah candradimuka lahirnya banyak pemimpin bangsa. Namun sejarah saja tidak cukup untuk dibanggakan, sejarah itu harus dilanjutkan dengan kualitas kader yang relevan dengan zamannya,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, lanjut Wabup, memandang mahasiswa dan organisasi kemahasiswaan sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah. Karena itu, pemerintah membuka ruang kolaborasi, diskusi, serta kontribusi pemikiran dari kalangan mahasiswa.

“Pembangunan daerah membutuhkan ide-ide segar yang lahir dari nalar kritis dan kepedulian sosial,” tambahnya.

BACA JUGA:  Bupati Karo Hadiri Pembukaan Groundbreaking Pekerjaan Pembangunan Jalan dan Jembatan Provinsi Sumatera Utara

Melalui Latihan Kader II tersebut diharapkan lahir kader-kader HMI yang berintegritas, berwawasan luas, mampu memetakan arah peradaban, serta terampil memformulasikan gagasan organisasi demi kemaslahatan umat dan kemajuan bangsa. (Hoko)