SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
NUSANTARA

Krypton Eksekutif KTV Diduga Jadi Sarang Peredaran Ekstasi di Medan, Polisi Diminta Bergerak Cepat

×

Krypton Eksekutif KTV Diduga Jadi Sarang Peredaran Ekstasi di Medan, Polisi Diminta Bergerak Cepat

Sebarkan artikel ini
Krypton Eksekutif KTV. (Foto: Mawarta/Ist)

MEDAN (MAWARTA) – Dugaan peredaran pil ekstasi di sejumlah tempat hiburan malam di Kota Medan kembali mencuat. Salah satunya, Krypton Eksekutif KTV di Jalan Gajah Mada, Kelurahan Babura, Kecamatan Medan Baru, disebut-sebut menjadi lokasi favorit bagi pengunjung yang mencari pil ekstasi berbagai merek.

Tempat hiburan malam yang dikenal mewah dan buka selama 24 jam tanpa jeda itu diduga bebas menjual berbagai jenis pil ekstasi, seperti Helfi Biru, Granat Hijau, Hello Kitty, Transformer, Heineken, hingga Mawar. Harga per butirnya dilaporkan mencapai Rp300 ribu hingga Rp350 ribu.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Menurut warga Medan bernama Amir Abdul, peredaran obat terlarang di tempat itu berlangsung secara terbuka tanpa rasa takut.

“Silakan datang ke Krypton, transaksi pil ekstasi dilakukan terang-terangan. Banyak jenisnya, tinggal pilih sesuai harga,” ujar Amir kepada wartawan di Mapolrestabes Medan, Minggu (9/11/2025).

BACA JUGA:  Setahun Lebih Laporan Tanpa Kejelasan Jurnalis Korban Penganiayaan di Polrestabes Medan

Ia juga menuding, setiap manajer dan pengawas hiburan malam di Medan mendapatkan keuntungan dari setiap butir ekstasi yang terjual.

“Kalau polisi serius, pasti bisa ditangkap. Tapi kalau penggerebekan bocor duluan, ya cuma ecek-ecek,” sindirnya.

Amir bahkan menduga, tempat hiburan tersebut memiliki “bekingan” dari oknum tertentu sehingga tak tersentuh hukum.

“Krypton ini dikawal oknum pejabat. Kalau aparat penegak hukum berani, pasti bisa ditutup,” tambahnya.

Darurat Narkoba di Medan

Menanggapi maraknya praktik peredaran narkoba di tempat hiburan malam, sejumlah warga meminta Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak agar menurunkan tim khusus untuk melakukan patroli dan razia besar-besaran di kawasan Jalan Gajah Mada.

BACA JUGA:  Selama Sepekan, Polres Tanah Karo Amankan Ribuan Gram Ganja dan Sabu

“Medan ini sudah darurat narkoba. Kapolrestabes perlu ambil alih langsung dan lakukan patroli rutin di sekitar Krypton,” ungkapnya lagi.

Dari pantauan di lapangan, suasana di Krypton Eksekutif KTV tampak ramai. Pengunjung menikmati musik keras sambil bersantai di ruang hiburan. Sejumlah sumber menyebut, ada individu yang secara terang-terangan menawarkan pil ekstasi kepada tamu.

Fenomena ini menunjukkan adanya dugaan jaringan terorganisir yang mengatur peredaran narkotika di balik layar dunia hiburan malam Kota Medan.

Pihak Polrestabes Medan, Polda Sumut, maupun BNNP Sumut belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan aktivitas ilegal di Krypton Eksekutif KTV.

Media ini berupaya mengonfirmasi lebih lanjut kepada pihak berwenang guna mendapatkan klarifikasi dan tanggapan resmi. (Son)