Kabanjahe – Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn.) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Kegiatan ini digelar secara daring dari Ruang Karo Command Center Kantor Bupati Karo, Kabanjahe, Senin (19/05/2025).
Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah (RKPI) dan sosialisasi Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 merupakan upaya penting dalam mendorong pembangunan ekonomi yang merata di tingkat desa.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengoordinasikan langkah pengendalian inflasi di daerah sekaligus mempercepat pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai motor penggerak ekonomi lokal.
Dalam rapat tersebut, dibahas strategi pengendalian inflasi daerah yang dapat berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diharapkan mampu meningkatkan perekonomian desa melalui kegiatan simpan pinjam, unit perdagangan, dan pelayanan kebutuhan dasar masyarakat.
Bupati Karo, Antonius Ginting, menyatakan bahwa pembentukan koperasi merupakan langkah konkret dalam pemberdayaan ekonomi lokal.
“Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih akan mendorong partisipasi masyarakat dalam kegiatan ekonomi sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan warga,” ujarnya.
Turut hadir dalam rakor tersebut antara lain Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, Kepala Bappeda Kabupaten Karo Ir. Nasib Sianturi, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Sarjana Purba, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Data Martina Br Ginting, Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi, dan UKM Ir. Adison Sebayang, serta perwakilan dari Badan Pertanahan Kabupaten Karo.
Bupati juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengatasi inflasi serta memperkuat ekonomi desa melalui koperasi.
Dengan adanya rakor ini, diharapkan kebijakan yang diambil dapat diimplementasikan secara efektif di lapangan. (Hasan)













