SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
NUSANTARA

Komisi I DPRD Jabar Apresiasi Inovasi Pemprov Jabar

×

Komisi I DPRD Jabar Apresiasi Inovasi Pemprov Jabar

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Komisi I DPRD Jawa Barat Sadar Muslihat.

MAWARTANEWS.com, BANDUNG |

DPRD Jawa Barat mengapresiasi keberhasilan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) yang telah menciptakan 153 inovasi. Dua inovasi tersebut mendapat penghargaan anugerah Innovative Government Award (IGA) 2023.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Dua inovasi tersebut yaitu, Open Data Jabar dari Diskominfo untuk kategori Digital, dan CEO Bumdes dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa kategori non- digital yang diketahui menjadi inovasi unggulan Pemprov Jabar.

Sekretaris Komisi I DPRD Jawa Barat, Sadar Muslihat berharap, keberhasilan Provinsi Jabar tersebut dapat dipertahankan bahkan inovasi yang dibuat terus meningkat di 2024. Selain itu, besar harapannya 153 inovasi yang berhasil dibuat tersebut disertai dengan impelentasi yang baik, khususnya dapat dirasakan masyarakat secara merata.

BACA JUGA:  Kapolres Tanah Karo AKBP Ronny Nicolas Sidabutar Pimpin Rapat Penetapan Hasil Pemeriksaan Administrasi Penerimaan Polri

“Kami mengapresiasi keberhasilan Provinsi Jabar atas anugerah IGA 2023. Ini sesuatu yang sangat bagus, membanggakan,” ucap Sadar, usai acara Penyebarluasan Peraturan Daerah (Perda), Rabu (20/12/2023).

“Inovasi sudah bagus tinggal disertai dengan implementasi yang baik. Jabar itu luas, ada 27 kabupaten dan kota. Inovasi yang sudah dibuat tersebut harus bisa dirasakan oleh masyarakat,” imbuhnya.

Provinsi Jabar berhasil melahirkan 153 inovasi pembangunan selama 2021-2022. Dari jumlah inovasi tersebut, 28 berasal dari perangkat daerah terbagi menjadi 70 inovasi pelayanan publik.

Kemudian 39 inovasi tata kelola pemerintahan, dan 44 inovasi daerah lainnya yang sesuai dengan urusan pemerintahan yang jadi kewenangan daerah. Sementara inovasi terbanyak berasal dari Dinas Kesehatan, ada 34 inovasi. Dinas Pendidikan 28, Dinas Komunikasi dan Informatika 19, Badan Kepegawaian Daerah 19, serta Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah 7 inovasi.(*).