SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
NASIONAL

Ketua Koperasi KPI Prihatin atas PHK Kontributor TVRI di Momen Hari Pers Nasional

×

Ketua Koperasi KPI Prihatin atas PHK Kontributor TVRI di Momen Hari Pers Nasional

Sebarkan artikel ini
Ketua Koperasi Keluarga Pers Indonesia, Devis Karamoy. (Foto: Istimewa)

MEDAN – Ketua Koperasi Keluarga Pers Indonesia (KPI), Devis Karmoy, menyatakan keprihatinannya atas pemutusan hubungan kerja (PHK) yang menimpa belasan kontributor TVRI.

Ironisnya, keputusan ini terjadi tepat pada peringatan Hari Pers Nasional, Sabtu (9/2/2025). PHK ini diduga akibat kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Sebagai mantan kontributor TVRI selama enam tahun, Devis mengaku turut merasakan kesedihan dan kekecewaan rekan-rekannya yang terkena dampak PHK.

“Saya sangat prihatin. Banyak dari kawan-kawan wartawan yang menggantungkan hidup dari pekerjaan ini. PHK ini tentu menjadi pukulan berat bagi mereka dan keluarga,” ujar Devis dalam keterangan tertulisnya, Selasa (11/2/2025).

Devis menekankan bahwa kontributor memiliki peran krusial dalam dunia jurnalistik. Mereka adalah ujung tombak yang langsung terjun ke lapangan untuk mengumpulkan dan menyajikan berita.

BACA JUGA:  Kemendagri Bersama Berbagai Pihak Berkolaborasi dalam “Global Partnership to End Plastic Pollution and Marine Litter”

Ia berharap pemerintah dan manajemen TVRI dapat lebih bijak dalam mengambil keputusan yang berdampak besar pada kehidupan para kontributor.

Sebagai bentuk dukungan, Devis mengajak para kontributor TVRI yang terkena PHK untuk bergabung dengan Koperasi Keluarga Pers Indonesia.

Koperasi ini didirikan untuk membantu para jurnalis yang mengalami kesulitan ekonomi, termasuk mereka yang baru saja kehilangan pekerjaan.

“Koperasi ini adalah wadah untuk saling mendukung dan menciptakan peluang baru. Dengan bergabung, teman-teman tidak perlu merasa sendirian menghadapi situasi sulit ini,” jelas Devis.

Ia juga meminta Menteri Koperasi dan UKM, Budi Arie Setiadi, untuk memberikan perhatian khusus kepada para jurnalis yang terdampak PHK.

Devis berharap pemerintah dapat mendukung pengembangan Koperasi KPI sebagai solusi jangka panjang bagi kesejahteraan para jurnalis.

BACA JUGA:  Tersangka Korupsi Pengadaan Batubara di PLN (Persero) Ditangkap di Kalimantan Tengah

“Koperasi ini bisa menjadi rumah baru bagi rekan-rekan jurnalis yang sedang berjuang. Bersama-sama, kita bisa bangkit dan menciptakan masa depan yang lebih baik,” tegas Devis.