SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
NUSANTARA

KAI Sumut dan IPKA Gelar Sosialisasi Anti Pelecehan Seksual di Stasiun Medan

×

KAI Sumut dan IPKA Gelar Sosialisasi Anti Pelecehan Seksual di Stasiun Medan

Sebarkan artikel ini
KAI Sumut dan IPKA Sumut sosialisasi Anti Pelecehan Seksual di Stasiun Medan. (foto: Ist)

MEDAN – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara (KAI Sumut) bekerja sama dengan komunitas Insan dan Pencinta Kereta Api Sumatera Utara (IPKA Sumut) mengadakan sosialisasi anti pelecehan seksual di Stasiun Medan pada Rabu (26/3).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran serta membangun lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa kereta api.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

”Kegiatan sosialisasi ini sangat penting sebagai sarana edukasi bagi para penumpang agar semakin sadar akan pentingnya sikap saling menghormati dan menghargai sesama pengguna jasa. Terlebih, pada momen Angkutan Lebaran saat ini, di stasiun-stasiun mengalami kepadatan penumpang,” kata Manager Humas KAI Divre I Sumut, M. As’ad Habibuddin kepada mawartanews, Kamis (27/3).

Sosialisasi ini dilakukan melalui berbagai metode, seperti penyampaian informasi melalui pengeras suara, pemasangan spanduk dan papan imbauan anti kekerasan seksual, serta penggalangan petisi yang dapat ditandatangani oleh para penumpang sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pencegahan pelecehan seksual di stasiun maupun di dalam kereta api.

BACA JUGA:  Kapolsek Medan Tuntungan Berikan Takjil 150 Gratis Kepada Masyarakat

Lebih lanjut, As’ad menegaskan bahwa KAI secara konsisten berupaya melindungi hak-hak perempuan untuk mendapatkan kenyamanan saat menggunakan transportasi kereta api. Salah satu inovasi terbaru yang diperkenalkan KAI adalah fitur pemilihan tempat duduk di aplikasi Access by KAI, yang memberikan informasi tempat duduk yang telah dipilih oleh penumpang perempuan.

Fitur ini tidak hanya tersedia di aplikasi Access by KAI, tetapi juga dapat dimanfaatkan oleh pelanggan yang memesan tiket langsung di loket stasiun. Penumpang perempuan dapat meminta kepada petugas untuk duduk bersebelahan dengan sesama perempuan.

”Dengan adanya kampanye ini, diharapkan seluruh pengguna kereta api di Sumatera Utara semakin peduli dalam mencegah tindak pelecehan seksual serta berani melaporkan kejadian yang mencurigakan di lingkungan transportasi publik, khususnya di kereta api,” tutup As’ad. (*/Son)