Irigasi sekunder di lahan persawahan Kabupaten Serdang Bedagai. BBWS Sumatera II membantah tudingan pengabaian permohonan masyarakat.
MEDAN (MAWARTANEWS) – Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II Medan menepis tudingan bahwa pihaknya mengabaikan permohonan masyarakat di dua kecamatan Kabupaten Serdang Bedagai terkait perbaikan saluran irigasi sekunder.
Kepala Satuan Kerja Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air (Satker OP SDA) BBWS Sumatera II, Indra Kurnia, menegaskan pihaknya tetap responsif terhadap setiap aspirasi yang disampaikan baik melalui surat resmi maupun laporan masyarakat.
“Pernyataan yang menyebut BBWS mengabaikan permohonan itu tidak benar. Semua laporan kami terima, didata, dan diprioritaskan sesuai program kerja serta menyesuaikan ketersediaan anggaran,” jelas Indra, Selasa (2/9/2025).
Ia menambahkan, penanganan jaringan irigasi tidak bisa dilakukan secara instan. Setiap permohonan perbaikan wajib melewati tahapan survei lapangan, kajian teknis, serta pembahasan alokasi anggaran dari pusat. “Kami harus pastikan program berjalan sesuai prosedur dan tepat sasaran,” imbuhnya.
BBWS Sumatera II juga menegaskan bahwa koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai, Dinas Pekerjaan Umum, serta kelompok tani setempat terus berjalan. Bahkan dalam beberapa bulan terakhir, tim teknis sudah turun langsung untuk memeriksa titik-titik irigasi yang dilaporkan masyarakat.
“Kami berkomitmen menjaga fungsi jaringan irigasi agar dapat menunjang produktivitas pertanian. Aspirasi masyarakat sudah masuk dalam rencana tindak lanjut, kami mohon kesabaran karena semua ada tahapan,” ujarnya.
Dengan klarifikasi ini, BBWS menegaskan kabar yang menyebut mereka tidak menanggapi keluhan masyarakat tidak sesuai fakta. Lembaga ini menegaskan selalu terbuka terhadap masukan demi mendukung ketahanan pangan melalui pengelolaan irigasi yang optimal. (Harry)













