SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
INOVASINUSANTARA

Inovasi Kecamatan Barusjahe 2024 “NDIKAR”

×

Inovasi Kecamatan Barusjahe 2024 “NDIKAR”

Sebarkan artikel ini

TANAH KARO – Indonesia dikenal oleh dunia memiliki seni bela diri asli yaitu Pencak Silat. Salah satunya yang ada di Karo, seni bela diri tersebut dinamakan Ndikar.

Ndikar merupakan seni bela diri yang memiliki ciri khas tersendiri. Ndikar merupakan perpaduan antara ketrampilan bela diri dan seni menari.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Namun seiring perkembangan zaman, seni bela diri Ndikkar semakin ditinggalkan. Generasi muda lebih tertarik pada Pencak Silat secera umum. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan inovatif untuk menarik minat anak-anak pada seni bela diri ndikar.

Program pelatihan yang melibatkan pelatih (orang yang paham ndikar), serta dukungan orang tua dan masyarakat, dapat menjadi solusi efektif.

BACA JUGA:  Ibu Rumah Tangga Ditemukan Tewas Gantung Diri

Kabupaten Karo, khususnya Kecamatan BarusJahe, menghadapi masalah kurangnya minat generasi muda terhadap seni bela diri Karo.

Banyak anak lebih memilih pencak silat, Karate, Taekwondo, Judo, MMA, Wushu dan jarang tertarik pada Seni Bela diri tradisonal Karo yaitu Ndikar.

Sebagai respons, Kantor Kecamatan Barusjahe merencanakan program inovasi “NDIKAR” pada tahun 2024 untuk membina minat dan bakat generasi muda dalam seni dan budaya, khususnya seni bela diri tradisional Karo.

Dengan adanya Inovasi “NDIKAR” diharapkan generasi-generasi muda yang ada di Kecamatan Barusjahe melestarikan warisan budaya dan warisan suku Karo khususnya Ndikar.

Serta generasi muda yang ada di Kecamatan Barusjahe bebas dari kenakalan remaja dan narkotika.

BACA JUGA:  HUT Ke 58, DPD Partai Golkar Berikan 58 paket Sembako Bagi Kaum Duafa, Santuni Anak Yatim Serta Adakan Pasar Murah

Di samping itu inovasi Ndikar memiliki dampak positif yaitu Generasi Muda dapat memanfaatkan waktu luang secara lebih berguna, Keluarga merasa lebih tenang, karena anak mereka memiliki kegiatan positif.

Masyarakat desa akan memiliki generasi muda yang dapat ditampilkan mewakili desa dalam aspek seni, meningkatkan kualitas desa sebagai pendukung kecamatan dalam aspek kebudayaan, sekolah mengalami peningkatan mutu dalam hal pendidikan seni dan budaya, bagi masyarakat Karo inovasi ini dapat menjaga kelestarian Budaya Karo.

Dengan adanya Inovasi Ndikar diharapkan dapat meningkatkan kesadaran generasi muda Kecamatan Barusjahe perlunya menjaga dan melestarikan warisan budaya. (Hasan)