Aceh Tamiang (MAWARTA) – Tim Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Aceh turun langsung meninjau kondisi Terminal Tipe B Aceh Tamiang yang terdampak bencana banjir.
Terminal tersebut menjadi salah satu prasarana transportasi vital yang mengalami kerusakan dan gangguan operasional akibat terjangan banjir.
Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal, mengatakan pihaknya terus memantau dan memelihara kondisi fasilitas perhubungan melalui laporan berkala yang disampaikan para koordinator lapangan, meskipun sempat terkendala gangguan komunikasi.
Menurutnya, saat banjir melanda, jaringan listrik dan sinyal internet sempat terputus, sehingga komunikasi dengan pegawai di daerah mengalami hambatan.
Namun demikian, Dishub Aceh tetap berupaya melakukan koordinasi dan bersinergi dengan tim gabungan Pemerintah Provinsi Aceh maupun tim gabungan dari pemerintah pusat.
“Komunikasi sempat terhenti akibat listrik dan jaringan terputus, tetapi kita harus terus berupaya dan bersinergi dengan tim gabungan, baik dari provinsi maupun pusat,” ujar Teuku Faisal.
Ia menjelaskan, Terminal Tipe B Aceh Tamiang pada saat kejadian bahkan sempat difungsikan sebagai lokasi pengungsian sementara, baik bagi personel terminal, masyarakat sekitar, maupun penumpang angkutan umum yang terjebak banjir di sejumlah titik.
“Peristiwa bencana alam ini mengakibatkan terminal terendam banjir bersama puluhan kendaraan angkutan umum serta mobil pribadi milik warga,” ungkapnya.
Dishub Aceh memastikan akan terus melakukan pendataan dampak kerusakan serta mendorong langkah pemulihan agar fungsi terminal sebagai sarana transportasi masyarakat dapat segera kembali normal pascabanjir. (*)













