Deli Serdang (MAWARTA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang menegaskan komitmennya menjaga kerukunan antarumat beragama, suku, dan golongan sebagai fondasi utama pembangunan daerah.
Hal tersebut disampaikan Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan saat menghadiri perayaan Harmoni Imlek Nusantara yang digelar Majelis Pandita Buddha Indonesia (Mapanbumi) Provinsi Sumatera Utara di Maha Vihara Maitreya, Kompleks Cemara Asri, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Minggu (22/2/2026).
Menurut Bupati, peringatan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili/2026 Masehi harus dimaknai sebagai momentum memperkuat persatuan, mempererat kebersamaan, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Tahun Kuda Api ini kita harapkan menjadi simbol semangat yang menyala untuk bekerja lebih keras, berbuat lebih baik, dan memberikan kontribusi terbaik bagi keluarga, masyarakat, dan daerah yang kita cintai,” ujar Asri Ludin Tambunan yang hadir didampingi Ketua TP PKK, Ny. Jelita Asri Ludin Tambunan.
Ia berharap, semangat Imlek mampu membawa kejayaan, kedamaian, serta kemajuan bagi Kabupaten Deli Serdang dan Provinsi Sumatera Utara ke depan.
Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Pusat Mapanbumi, Maha Sesepuh Citrawira, menekankan pentingnya menjaga harmoni dan persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
Ia juga mendoakan agar bangsa Indonesia senantiasa dilimpahi kedamaian, kemakmuran, dan persatuan, serta dunia dijauhkan dari berbagai bencana.
Pada kesempatan yang sama, anggota DPR RI H. Musa Rajekshah menilai keberadaan vihara, rumah ibadah agama lain, serta masyarakat yang hidup berdampingan di kawasan tersebut menjadi bukti nyata harmonisasi antarumat beragama di Sumatera Utara.
“Semoga di Tahun Kuda Api ini kita semua diberikan kesehatan, kesuksesan, serta kemampuan untuk terus berbuat bagi bangsa dan negara,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achamad Saragih, Ketua Wilayah IV Mapanbumi Maha Pandita Dra. Anna Monita, Penasihat Maha Vihara Maitreya Ali Jhonson SH, Ketua Vihara Maitreya Medan Pdt. Suwandi Rusli, Pembimas Buddha Kanwil Kementerian Agama Sumatera Utara Romo Sukasdi SE MM, serta sejumlah tokoh lintas agama dan masyarakat. (Hoko)















