SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
NUSANTARA

Gawat Bah! Kades Sennah Emosi Bilang Wartawan Sok Suci

×

Gawat Bah! Kades Sennah Emosi Bilang Wartawan Sok Suci

Sebarkan artikel ini
Tampang Kades Sennah Miswanto dan Kantor Desa Sennah.

MAWARTANEWS.com, SERGAI |

Miswanto Kepala Desa Sennah kecamatan Pegajahan emosi, dengan pemberitaan Media Online Mawartanews.com dengan judul “Terkuaknya Rahasia Kantor Desa Sennah: Antara Kebobrokan Bangunan dan Bayang-bayang Korupsi”.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Ironisnya, ia tak sungkan sungkan menyebut oknum wartawan dengan kata Sok Suci, bahkan bahasa yang disampaikan nya terbilang kasar.

” Kau gk jumpa sm aq langsung mara apa maksudmu sok suci kali kau, Kau tanyak sm Kwan kawan media kek mana aq,” kata Miswanto kepada wartawan Mawartanews.com melalui chat WhatsApp, Kamis (2/5/2024).

Selain itu Miswanto juga mengatakan Aq gk merasa bersih maka tanyak kawan kawan media tentang aq, Prinsip aq enak lagi aq banyak kawan ketimbang musu,” kata miswantio lagi.

BACA JUGA:  Marwah Wartawan, Pilar Etika di Tengah Derasnya Informasi Digital

Menanggapi pernyataan Miswanto, Marwan salah seorang wartawan Sergai menyayangkan pernyataan yang di sampaikan Miswanto yang menyebut wartawan Mawartanews.com sok suci.

“Sebagai pejabat publik tidak seharusnya mengatakan begitu terhadapat Wartawan, seolah olah Wartawan tidak boleh menjalankan tugasnya sesuai profesi sosial kontrol, seolah olah kalau wartawan mau jumpainya mau minta duit, kan ini aneh namanya,” ucapnya Marwan yang sudah belasan tahun menggeluti Profesi Jurnalistik.

“kan Wartawan atau Jurnalis itu menjalan tugasnya sebagai sosial kontrol sesuai amanat UU PERS No 40 tahun 1999 tentang PERS,” tambahnya.

Ia berharap persoalan ini mendapat perhatian dari Bapak Bupati dan Wakil Bupati Sergai serta Aparat Penegak Hukum yang ada di Kabupaten Serdang Bedagai, seperti Kejaksaan dan Polres Sergai.

BACA JUGA:  Penghargaan dari Kapolda Sumut untuk Pengungkapan Kasus Wartawan

“Berharap Bapak Bupati dan Wakil Bupati Sergai dapat meningkatkan SDM para Kepala Desa, karena Kepala Desa merupakan Pejabat Publik bukan Preman, untuk APH diharapkan agar periksa penggunaan Dana Desa (DD) Sennah,” pungkasnya Marwan.

Sebelumnya diberitakan, Bangunan bagian depan kantor Desa Sennah tampak catnya terlihat buram, kuram dan bobrok, seperti bukan kantor pelayanan Masyarakat.

Kepala Desa Miswanto yang saat itu di konfirmasi Mawartanews.com dengan menyambangi kerumah pribadinya namun tidak ketemu, lalu dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp Miswanto tidak menjawab hingga berita tersebut di terbitkan.