Tanjungbalai – Upaya pencarian intensif yang dilakukan oleh Sat Polairud Polres Tanjungbalai, bersama BPBD, Polsek Datuk Bandar, Polsek Sei Tualang Raso, dan Personel Brimob, akhirnya menemukan Kodrat Purnomo Sinaga (37), warga Jalan Kakap, Kelurahan Sirantau, Kecamatan Datuk Bandar, yang hanyut dan tenggelam di perairan Pantai Olang, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai.
Kodrat ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa pada hari kedua pencarian. Kasat Polairud AKP M. Tanjung SH mengonfirmasi penemuan ini pada Kamis, 4 Juli 2024, pukul 10.53 WIB.
“Hari ini, Kamis, tanggal 4 Juli 2024, merupakan hari kedua pencarian yang dimulai pukul 08.00 WIB. Korban berhasil ditemukan pada pukul 15.40 WIB dalam keadaan tidak bernyawa di bawah pohon yang tumbuh di pinggir sungai Desa Tasik, Kabupaten Asahan,” ungkapnya.
Kejadian Tragis di Perairan Pantai Olang
Kejadian ini bermula pada Rabu, 3 Juli 2024, pukul 14.00 WIB, ketika Kodrat Purnomo Sinaga tenggelam dan hilang saat menyeberangi sungai untuk mengambil bambu yang telah dikumpulkannya.
Saksi mata, M. Ramli (40), warga Jalan M. Damanik, Kelurahan Pantai Burung, Kecamatan Datuk Bandar, melihat Kodrat hanyut sebelum sampai di tempat bambu. Saat itu, arus sungai sedang deras dan air dalam kondisi pasang naik.
Upaya Pencarian yang Tak Kenal Lelah
Pencarian dilakukan dengan intensitas tinggi sejak hari pertama, melibatkan berbagai pihak dan peralatan yang diperlukan untuk menemukan Kodrat.
Kasat Polairud menambahkan, “Korban atas nama Kodrat Purnomo Sinaga yang telah ditemukan selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Tengku Mansyur Kota Tanjungbalai untuk dilakukan visum dan telah diserahkan kepada keluarganya.”
Kejadian ini menjadi pengingat akan bahaya dan tantangan yang dihadapi dalam kegiatan di perairan.
Semua pihak yang terlibat dalam pencarian menunjukkan dedikasi dan kerja keras mereka untuk menemukan korban, meskipun hasilnya tragis.
Kasat Polairud AKP M. Tanjung SH menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Kodrat Purnomo Sinaga dan mengingatkan pentingnya kehati-hatian dan kewaspadaan dalam menghadapi kondisi alam yang tidak dapat diprediksi. (Kurniawan)













