MEDAN – Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara menggandeng Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Media Online (DPW IMO) Indonesia Sumatera Utara untuk mensosialisasikan Program Transformasi Digital Pendidikan.
Program ini digagas oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, Ir. Abdul Haris Lubis, MSi.
“Program Transformasi Digital Pendidikan ini merupakan terobosan dari Dinas Pendidikan Sumatera Utara untuk mengantisipasi perkembangan pesat teknologi komunikasi dan informasi. Targetnya, program ini akan diterapkan pada tahun ajaran 2025,” ujar Haris Lubis kepada sejumlah wartawan pengurus DPW IMO-Indonesia Sumatera Utara yang berkunjung ke Kantor Dinas Pendidikan Sumatera Utara di Jalan Cik Ditiro Medan, Rabu (31/07/2024).
Sejak menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, Haris Lubis terus berupaya mencari solusi untuk mengintegrasikan perkembangan teknologi komunikasi dan informasi ke dalam konsep dan sistem pembelajaran Kurikulum Merdeka.
“Teknologi komunikasi dan informasi seperti internet dan gadget sangat mempengaruhi perilaku masyarakat, terutama para siswa. Kita harus memastikan bahwa metode belajar di sekolah sudah sesuai dengan perkembangan teknologi ini,” jelasnya.
Untuk menjawab tantangan tersebut, Dinas Pendidikan Sumatera Utara terus mematangkan konsep Transformasi Digital Pendidikan agar siap diluncurkan pada tahun ajaran 2025. Program ini akan dimulai dengan beberapa sekolah sebagai percontohan dan akan disertai penyediaan sarana serta prasarana berbasis digital serta pelatihan guru.
“Jika uji coba berhasil, kami akan mengajak dunia usaha untuk mendukung program ini, termasuk IMO. Kami berharap IMO dapat membantu mensosialisasikan program ini agar masyarakat memahami dan mendukung penuh,” tambah Haris.
Haris juga mengapresiasi kepedulian DPW IMO-Indonesia Sumut yang telah berdiskusi mengenai upaya memajukan dunia pendidikan di Sumatera Utara. Ia menekankan pentingnya kolaborasi yang kuat dengan media massa, terutama media online, untuk menyebarkan informasi tentang kebijakan pemerintah dalam membangun pendidikan.
“Media online sangat pas untuk ini karena dapat menyampaikan informasi dengan cepat dan akurat,” kata Haris.
Haris mengungkapkan kekecewaannya terhadap fitnah yang diterimanya di awal kepemimpinannya. “Kami bertekad untuk bekerja all-out memajukan pendidikan di Sumatera Utara. Kami membutuhkan kritik dan saran yang membangun, bukan fitnah. Kami berharap media online dalam IMO-Indonesia Sumut dapat berjalan di jalur yang benar dan kami terbuka untuk berdiskusi kapan saja,” tegasnya.
Ketua DPW IMO Indonesia Sumatera Utara, HA Nuar Erde, menyatakan kesiapannya untuk berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan Sumatera Utara. “Kami sebagai pengelola media online siap bekerja sama dengan siapapun, termasuk Dinas Pendidikan Sumatera Utara, untuk memajukan dunia pendidikan di Sumatera Utara,” ujar HA Nuar Erde, Pemimpin Umum media www.penasumut.online. (Tison)













