BANDUNG – Insiden mengejutkan terjadi di Kampung Gunung Pipisan, Desa Bojongmangu, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Jumat (25/7/2025). Seorang siswa Sekolah Dasar (SD) nekat melakukan aksi percobaan bunuh diri dengan menaiki menara seluler setinggi sekitar 25 meter.
Aksi nekat bocah tersebut diduga dipicu karena tidak terima setelah mendapat nasihat dari gurunya di sekolah. Kejadian ini sontak menarik perhatian warga sekitar dan menjadi viral di media sosial usai videonya tersebar luas.
Beruntung, aksi berbahaya itu berhasil digagalkan berkat kesigapan aparat kepolisian. Kapolsek Pameungpeuk, AKP Asep Dedi, yang menerima laporan dari masyarakat, segera mendatangi lokasi bersama tim dan berhasil membujuk siswa tersebut untuk turun dengan selamat.
“Setelah negosiasi yang cukup panjang dan penuh kehati-hatian, anak tersebut akhirnya mau turun. Kita langsung membawanya ke tempat aman dan melakukan pendampingan,” ujar AKP Asep Dedi.
Pihak kepolisian juga mengonfirmasi bahwa siswa tersebut kini dalam pengawasan dan sedang mendapat pendampingan psikologis. Sementara itu, pihak sekolah dan keluarga turut dilibatkan untuk menyelesaikan persoalan ini secara bijak dan menyeluruh.
Insiden ini menjadi pengingat penting bagi semua pihak, khususnya tenaga pendidik dan orang tua, agar lebih peka terhadap kondisi emosional anak. Komunikasi yang empatik dan pendekatan yang bijaksana dinilai sangat penting untuk mencegah hal-hal serupa terjadi di masa depan. (Sugiyanto)













