SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
NUSANTARAPolitik

Delfin Barus Sosialisasikan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Lestari Dadi

×

Delfin Barus Sosialisasikan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Lestari Dadi

Sebarkan artikel ini
Kepala Desa Lestari Dadi Muhammad Kasim Menyampaikan Kata Sambutannya di Sosialisasi Kebangsaan Oleh Delfin Barus ST Anggota DPRD Sumut Fraksi PDI Perjuangan.(Mawartanews.com/Siddik).

SERGAI – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Fraksi PDI Perjuangan, Delfin Barus ST, menggelar kegiatan sosialisasi penyebarluasan ideologi Pancasila dan penguatan wawasan kebangsaan di Dusun II, Desa Lestari Dadi, Kecamatan Pegajahan, Kabupaten Serdang Bedagai, Senin (2/6/2025).

Acara ini dihadiri Kepala Desa Lestari Dadi, Muhammad Kasim, bersama perangkat desa, Ketua dan anggota BPD, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, serta puluhan warga setempat.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Dalam sambutannya, Kepala Desa Muhammad Kasim menekankan pentingnya pemahaman serta penerapan nilai-nilai Pancasila dan wawasan kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari. Ia menyebut, Pancasila bukan sekedar dasar negara, melainkan juga cerminan dari kepribadian bangsa Indonesia.

BACA JUGA:  Pelaku Percobaan Pencurian Sepeda Motor Di Lia Purba Salon Ditangkap

“Empat pilar kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika harus menjadi pegangan utama kita sebagai warga negara,” ujarnya.

Delfin Barus dalam paparannya menyampaikan rasa bangga karena untuk pertama kalinya dapat hadir langsung di Desa Lestari Dadi. Ia menekankan pentingnya menjunjung tinggi Pancasila sebagai ideologi bangsa.

“Saya bangga bisa hadir di sini. Salah satu bentuk penghormatan kepada para pahlawan adalah dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dengan sikap sempurna,” kata Delfin yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut.

Lebih lanjut ia mengingatkan bahwa wawasan kebangsaan sangat penting untuk memperkuat rasa bangga terhadap identitas nasional, terutama di tengah tantangan globalisasi yang berpotensi mengikis nilai-nilai lokal.

BACA JUGA:  Panggung Megah Pantai Merdeka: Festival Budaya Kuala Merdeka Menggetarkan Hati

“Yakinlah, Tuhan tidak akan mengubah nasib suatu kaum jika kaum itu sendiri tidak mau berubah. Pancasila bukan hanya untuk dihafalkan, tapi harus diamalkan. Kita semua memiliki hak dan kewajiban yang sama dalam menjaga keutuhan NKRI,” tegasnya.

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab yang berlangsung lancar dan tertib, mencerminkan tingginya antusiasme masyarakat dalam memperkuat pemahaman persahabatan serta mempererat persaudaraan antar warga. (Siddik)