SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
KRIMINAL

Curanmor Masih Dominasi Kriminalitas, Polres Tanah Karo Paparkan Evaluasi Kasus 2025–2026

×

Curanmor Masih Dominasi Kriminalitas, Polres Tanah Karo Paparkan Evaluasi Kasus 2025–2026

Sebarkan artikel ini

KABANJAHE (MAWARTA) – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo menggelar press release pengungkapan sejumlah kasus menonjol sepanjang tahun 2025 hingga awal 2026, Jumat (23/1/2026) pukul 12.00 WIB.

Kegiatan yang berlangsung di Mapolres Tanah Karo tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Tanah Karo AKBP Pebriandi Haloho, S.H., S.I.K., M.Si, didampingi para Pejabat Utama (PJU) serta Kapolsek jajaran.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Dalam kesempatan itu, Kapolres memaparkan capaian kinerja sekaligus evaluasi penanganan kriminalitas di wilayah hukum Polres Tanah Karo.

Dalam pemaparannya, AKBP Pebriandi Haloho menegaskan bahwa pencurian kendaraan bermotor (curanmor) masih menjadi tindak pidana yang paling dominan terjadi sepanjang periode tersebut.

“Kasus curanmor merupakan yang paling banyak terjadi dan masih menjadi pekerjaan rumah bagi kami, mengingat tingginya jumlah laporan serta masih adanya tunggakan kasus,” ujar Kapolres.

Meski demikian, Kapolres memastikan pihaknya terus berupaya maksimal dalam melakukan pengungkapan kasus, baik melalui langkah represif maupun preventif, guna menekan angka kriminalitas di Tanah Karo.

BACA JUGA:  Pelaku Curanmor di Berastagi Diringkus di Jermal 15 Medan Amplas

Kapolres juga mengimbau masyarakat agar segera melapor ke pihak kepolisian apabila mengalami tindak pencurian. Menurutnya, keterlambatan pelaporan sering menjadi kendala dalam proses pengungkapan kasus.

“Jika laporan disampaikan secepat mungkin, kami bisa melakukan langkah-langkah khusus sehingga peluang pengungkapan lebih cepat. Bukan berarti laporan yang terlambat tidak bisa diungkap, namun potensi keberhasilannya tentu lebih besar jika laporan dilakukan segera,” jelasnya.

Selain itu, Kapolres mengingatkan pentingnya meningkatkan kewaspadaan dan keamanan barang milik pribadi, khususnya kendaraan bermotor. Masyarakat diimbau untuk menggunakan kunci ganda, lebih teliti saat memarkir kendaraan, serta tidak ceroboh, terutama di lokasi-lokasi keramaian.

“Sebagian besar kasus curanmor terjadi di tempat keramaian. Wilayah Berastagi, Simpang Empat, dan Tigapanah tercatat sebagai daerah dengan angka curanmor tertinggi. Kami akan meningkatkan imbauan di pusat-pusat keramaian agar masyarakat lebih waspada dan menggunakan kunci ganda. Lebih baik mencegah daripada menyesal,” tegas Kapolres.

BACA JUGA:  Keberanian Warga Berhasil Gagalkan Pencurian Sepeda Motor di Medan Tuntungan

Polres Tanah Karo menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pelayanan kepolisian serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui sinergi dengan seluruh elemen masyarakat. (San)