MAWARTANEWS.com, SIDIKALANG |
Forum Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Dairi tahun 2023 berkumpul di Hotel Mutiara, Sidikalang, Rabu (8/11) pagi, untuk menguatkan komitmen mereka dalam mengatasi permasalahan stunting yang masih menjadi tantangan di wilayah ini.
Dalam pertemuan ini, para pemangku kepentingan mengungkapkan tekad mereka untuk menjalankan program intervensi sensitif dan spesifik dengan lebih serius, serta mengevaluasi kinerja mereka dan merencanakan tindakan yang lebih cepat, tepat, terukur, dan efektif dalam dua bulan terakhir tahun 2023.
Bupati Kabupaten Dairi, Eddy Berutu yang juga hadir dalam pertemuan tersebut, mengingatkan semua pihak tentang komitmen mereka untuk menurunkan prevalensi stunting menjadi 14 persen tahun 2024.
“Komitmen ini telah diumumkan dan ditandatangani kembali pada aksi konvergensi 3 rembuk stunting Kabupaten Dairi pada tanggal 13 Mei 2023,” kata Eddy Berutu.
Meskipun data survei status gizi Indonesia menunjukkan bahwa prevalensi stunting di Kabupaten Dairi masih berada di angka 28,6 persen, turun hanya 5,6 persen dari tahun sebelumnya.
Bupati yakin bahwa dengan kerja sama dari berbagai forum OPD/kelembagaan, organisasi, dan profesi, penurunan angka stunting di bawah standar nasional adalah hal yang mungkin jika mereka serius bekerja sama.
Pertemuan ini mengingatkan semua pihak tentang urgensi penanganan stunting dan mengajak semua pihak untuk berkolaborasi dengan tekad yang lebih kuat guna mencapai target penurunan stunting di Kabupaten Dairi.
Semangat untuk mencapai perubahan positif dalam status gizi anak-anak Kabupaten Dairi terlihat sangat kuat dalam pertemuan ini. (Son)













