MEDAN – Langkah tegas Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto dalam memberantas praktik perdagangan orang mendapat dukungan luas. Kali ini, dukungan datang dari Forum Pemuda Nusa Tenggara Timur (FP NTT) Wilayah Sumatera Utara.
Ketua DPW FP NTT Sumut, Devis Abuimau Karmoy, menyatakan siap bersinergi dengan Polda Sumut untuk mengungkap praktik penyelundupan pekerja migran Indonesia (PMI) ilegal, khususnya asal NTT.
“Kami memiliki data akurat terkait keberadaan yayasan yang selama ini menjadi dalang penyelundupan tenaga kerja ilegal asal NTT ke wilayah Sumut, khususnya Kota Medan,” ungkap Devis dalam keterangan tertulis, Kamis (22/5/2025).
Devis meminta agar Polda Sumut tidak berhenti pada kasus yang baru-baru ini diungkap Subdit Renakta. Ia dipanggil untuk menyelidiki lanjutan untuk mengungkap jaringan mafia hingga ke akar-akarnya.
Sebelumnya, pada Jumat (16/5), Subdit Renakta Polda Sumut berhasil menggagalkan upaya pengiriman puluhan PMI ilegal di Desa Tumpatan Nibung, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang. Sebanyak 26 calon PMI berhasil diselamatkan, 12 di antaranya berasal dari NTT. Agen penyalur ketiga juga diamankan dalam operasi tersebut.
“Kapolda harus bertindak presisi dan, bila perlu, menyelesaikan koordinasi dengan Polda NTT di Kupang agar jaringan mafia ini dapat dibongkar sampai ke daerah asalnya,” tegas Devis. (Dedy Hu)













