SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
NUSANTARA

Bibit Jagung Langka, Petani di Karo Mengeluh , Kadis Pertanian: Tanggal 9 September Benih Sudah Masuk

×

Bibit Jagung Langka, Petani di Karo Mengeluh , Kadis Pertanian: Tanggal 9 September Benih Sudah Masuk

Sebarkan artikel ini

MAWARTANEWS.com, KARO – Bibit jagung hibrida langka, petani di Kabupaten Karo mengeluh. Akibat kejadian ini, musim tanam diperkirakan akan tertunda , bahkan kelangkaan tersebut sudah terjadi berbulan – bulan .

Informasi yang diperoleh dari beberapa sales perusahaan benih jagung di Kabanjahe, Rabu (31/8/2022) mengakui ketersedian bibit tidak ada di pasaran. Hal itu disebabkan pasokan bibit dari perusahaan tidak ada. Kemungkinan permintaan sangat tinggi mengingat beberapa bulan kemarin kan kemarau , jadi sudah memasuki musim penghujan di bulan Agustus ini , jadi permintaan benih tersebut jadi signifikan , sementara benih pun sangat terbatas masuknya karena perminta sangat meningkat ,” ucap Ederta Tarigan .

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Sementara Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Karo, Ir Metehsa Karo-Karo yang dikonfirmasi wartawan , Rabu (31/8/2022), membenarkan kelangkaan benih jagung hibrida di Kabupaten Karo. Diakui, pihaknya tidak mengetahui apa penyebab kelangkaan benih jagung tersebut.

BACA JUGA:  Bertemu BEM SI Kerakyatan Sumut, Rico Waas Jawab Tuntas Semua Persoalan Pembangunan Kota

Namun dikatakan, bahwa pihaknya telah mengkonfirmasi salah satu perusahaan bibit jagung hibrida, maka awal September 2022 benih jagung Pioner akan masuk ke Kabupaten Karo.

“Benih jagung hibrida akan tiba di Karo diperkirakan tanggal 7 atau 9 September 2022 mendatang , mungkin pihak produsen mencetaknya agak sedikit , jadi hasil konfirmasi saya dengan pihak PT Pioner mungkin tanggal 9 September ini benih tersebut sudah masuk ke Kabupaten Karo,” ucap Metehsa Purba.

Namet Sembiring petani jagung di Desa Perbulan dan Sabam Situmorang warga Desa Lau Baleng Kecamatan Lau Baleng menyampaikan keluhan mereka terkait ketersedian benih jagung yang sulit didapatkan di kios kios penyalur. Akibat kejadian itu, masa tanam terpaksa ditunda.

BACA JUGA:  Pelindo Gandeng Kejati Aceh, Perkuat Penanganan Hukum dan Mitigasi Risiko

“Mudah-mudahan hal ini menjadi perhatian pemerintah pusat dan daerah, karena kelangkaan bibit jagung ini sangat berdampak kepada waktu tanam, apa lagi saat ini curah hujan cukup baik,” kata Sembiring.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *