Bogor – Wali Kota Medan Rico Waas melakukan kunjungan kerja ke Taman Safari Indonesia di Bogor pada Jumat, 30 Mei 2025 kemarin.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Medan untuk membenahi Kebun Binatang Medan (Medan Zoo), yang berlokasi di Jalan Bunga Rampai IV, Kelurahan Simalingkar B, Kecamatan Medan Tuntungan.
Didampingi Sekretaris Daerah Kota Medan Wiriya Alrahman, Kepala Bappeda Benny Iskandar, dan Plt Kabag Prokopim Setdako Medan M Agha Novrian, Rico Waas menjajaki langsung pola pengelolaan satwa dan kawasan konservasi yang diterapkan Taman Safari Indonesia.
Rombongan diterima oleh Komisaris Taman Safari Indonesia sekaligus Sekretaris Jenderal Perhimpunan Kebun Binatang Seluruh Indonesia (PKBSI), Tony Sumampau.
Dalam kunjungan itu, Rico tak sekadar berjalan-jalan. Ia berdiskusi cukup serius dengan Tony mengenai pola perawatan satwa, desain ruang hidup hewan, hingga tata kelola kelembagaan kebun binatang.
“Kami datang ke sini bukan hanya untuk melihat-lihat, tetapi juga berkonsultasi dengan para pakar tentang bagaimana sebaiknya kebun binatang dikelola dengan baik,” ujar Rico kepada wartawan dalam keterangan persnya, Minggu (1/6).
Ia mengakui, kondisi Medan Zoo saat ini jauh dari ideal. Padahal, kata Rico, kebun binatang milik pemerintah kota itu punya potensi besar jika dikelola secara profesional dan visioner.
“Kita ingin Medan Zoo tak hanya jadi tempat wisata, tapi juga pusat edukasi dan konservasi yang bisa dibanggakan masyarakat Medan,” ujarnya.
Rico tak menampik bahwa perbaikan Medan Zoo akan menjadi pekerjaan panjang yang membutuhkan kerja sama lintas sektor.
Namun, ia menegaskan komitmen pemerintah kota untuk membenahi kebun binatang itu secara bertahap dan terukur.
“Butuh proses dan dukungan dari banyak pihak. Tapi kita ingin ini menjadi langkah awal yang serius,” kata dia.
Komunikasi antara Pemko Medan dengan pengelola Taman Safari Indonesia pun akan terus dijalin, termasuk kemungkinan menjalin kemitraan teknis.
“Ini bukan sekali datang dan selesai. Kita akan intens berkoordinasi,” tambah Rico.
Taman Safari Indonesia yang dibuka sejak 1986 dikenal sebagai salah satu kebun binatang terbaik di Asia Tenggara, dengan konsep konservasi modern yang menyatu dengan alam.
Rico berharap, keberhasilan Taman Safari menjadi inspirasi dan acuan bagi transformasi Medan Zoo di masa depan.













