Jember (MAWARTA) – Perjalanan kereta api saat libur Imlek di wilayah timur Jawa terasa berbeda. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember menghadirkan nuansa budaya di Stasiun Jember dan Stasiun Banyuwangi Kota untuk menyambut penumpang yang tengah melakukan perjalanan arus balik.
Di tengah aktivitas keberangkatan yang padat, penumpang disuguhi pertunjukan barongsai di area stasiun. Atraksi tersebut menciptakan suasana meriah sekaligus memberi pengalaman berbeda bagi masyarakat yang biasanya hanya disibukkan dengan jadwal perjalanan.
Tidak hanya hiburan, KAI juga menjalankan program “Sapa Pelanggan” dengan membagikan suvenir kepada pengguna jasa kereta. Penumpang KA Logawa bahkan mendapatkan sajian dimsum hangat dan minuman gratis.
Dekorasi bernuansa Tionghoa tampak menghiasi sudut stasiun, sementara petugas layanan mengenakan busana khas yang memperkuat atmosfer perayaan Imlek.
Vice President Daop 9 Jember, Hengky Prasetyo, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan layanan transportasi yang lebih dekat dengan pelanggan.
“Kami ingin stasiun bukan sekadar tempat singgah, tetapi ruang yang menghadirkan pengalaman. Setiap penumpang kami anggap sebagai tamu istimewa,” ujarnya, Selasa (17/2/2026).
Di sisi lain, mobilitas masyarakat selama libur Imlek menunjukkan tren peningkatan. Hingga sore hari, lebih dari 10.500 penumpang tercatat diberangkatkan dari wilayah Daop 9 Jember.
Selama lima hari periode libur panjang, 13–17 Februari 2026, jumlah pergerakan penumpang mencapai sekitar 54.000 orang berangkat dan 55.000 penumpang tiba di wilayah operasional tersebut.
Lonjakan ini, menurut Hengky, telah diantisipasi dengan kesiapan personel serta fasilitas pendukung sehingga perjalanan tetap berjalan aman dan lancar.
Ia menegaskan, KAI akan terus menghadirkan inovasi layanan agar perjalanan kereta api tidak hanya soal mobilitas, tetapi juga pengalaman yang memberi kesan bagi penumpang. (Dos)















