TANJUNGBALAI – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pengawasan obat serta makanan, Balai Pengawas Obat dan Makanan (POM) di Tanjungbalai menggelar Forum Konsultasi Publik sekaligus serah terima jabatan kepala balai, Rabu (9/4/2025), di halaman kantor POM Tanjung Balai.
Acara tersebut menjadi momen penting karena menandai peningkatan status dari Loka POM menjadi Balai POM, serta hadirnya pimpinan baru.
Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim, turut hadir bersama Ketua TP PKK Ny. Mashandayani Mahyaruddin, menunjukkan dukungan penuh terhadap peningkatan layanan di sektor kesehatan ini.
Dalam forum yang juga dihadiri oleh Deputi II Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik BPOM RI, Mohamad Kashuri, serta Kepala BBPOM Medan Martin Suhendri Sitepu, dilakukan prosesi serah terima jabatan dari Kepala Loka POM sebelumnya, Difa Ananda, kepada Kepala Balai POM yang baru, Yanti Agustini.
Dalam sambutannya, Difa menyampaikan ucapan terima kasih dan permohonan maaf kepada seluruh rekan kerjanya selama bertugas di Tanjungbalai. Ia berharap kepemimpinan baru dapat melanjutkan tugas dengan lebih baik dan penuh integritas.
Sementara itu, Yanti Agustini mengungkapkan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan. “Kami berkomitmen memperkuat pengawasan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Kami juga berharap kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan terus terjalin untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Tanjungbalai,” ujarnya.
Kepala BBPOM Medan, Martin Sitepu, turut menyampaikan selamat kepada pimpinan baru serta mengajak semua pihak untuk menjaga sinergi yang telah terbangun. Ia menekankan pentingnya integritas dalam menjalankan tugas pengawasan di tengah masyarakat.
Senada dengan itu, melalui sambungan video langsung, Deputi II BPOM RI Mohamad Kashuri memberikan apresiasi kepada pejabat lama dan berharap yang baru dapat membawa BPOM Tanjungbalai ke arah yang lebih baik.
Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim dalam arahannya menyatakan dukungan penuh terhadap peran Balai POM.
Ia mengingatkan pentingnya pengawasan bersama atas peredaran makanan dan obat-obatan, dan menyampaikan harapan agar kerja sama antara Pemko dan BPOM terus diperkuat.
“Saya berharap fungsi pengawasan obat dan makanan semakin optimal dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” kata Mahyaruddin.
Acara ditutup dengan penandatanganan prasasti oleh Wali Kota sebagai simbol pengukuhan peningkatan status kelembagaan dari Loka menjadi Balai POM di Tanjungbalai. (Kurniawan)













