Medan (MAWARTA) – Atlet muda Taekwondo dari Kecamatan Pancurbatu kembali mengukir prestasi membanggakan di ajang Pugnator Open International Championship 2025, yang berlangsung di GOR Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) pada tanggal 3–5 Oktober 2025.
Kejuaraan ini menjadi ajang gengsi karena mengundang peserta tidak hanya dari berbagai provinsi di Indonesia, tetapi juga negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, Filipina, Timor Leste, Thailand dan Pakistan.
Dari tim Taekwondo KONI Kecamatan Pancurbatu, ada raihan satu medali emas dan enam medali perunggu yang menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga di daerah ini makin matang.
Daftar Peraih Medali Tim Pancurbatu:
• Apry Yanta Sinulingga — Emas
• Rafli Sembiring — Perunggu
• Michael Jhonatan Sembiring — Perunggu
• Arios Bareta Barus — Perunggu
• Kristine Andeska Br Ginting — Perunggu
• Maytha R. Sq. Tarigan — Perunggu
• Heni Anatesa Br Ginting — Perunggu
Ketua KONI Kecamatan Pancurbatu, Ipda Edison Sembiring, menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya kepada para atlet, pelatih, dan pendukung.
“Kami sangat bersyukur atas pencapaian atlet-atlet kita. Ini bukan sekadar medali, tetapi buah dari kerja keras, disiplin, dan dedikasi tim selama masa latihan. Prestasi ini menjadi bukti bahwa potensi Taekwondo Pancurbatu sudah berada di level yang bisa bersaing secara internasional,” ujar Edison, Rabu (8/10).
Sebelumnya, saat pelantikan pengurus KONI Pancur Batu pada April 2024, Ketua KONI Kabupaten Deliserdang, dr. Asri Ludin Tambunan, menyampaikan bahwa Kecamatan Pancur Batu harus mulai dipersiapkan menuju target juara Porprovsu 2026.
Dalam acara tersebut, Edison sendiri menyatakan bahwa Pancurbatu harus bisa “go internasional” dan menjadi daerah atlet berprestasi.
Prestasi di Yogyakarta ini menjadi modal penting dalam perjalanan itu. Dengan hasil ini, KONI Pancur Batu berharap bisa menarik lebih banyak dukungan, baik dari pemerintah, sponsor, maupun masyarakat agar pembinaan atlet muda tidak sekadar sesaat. (Son)













