SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
EKONOMI

Hari Lahir Pancasila 2026, KAI Sumut Perkuat Layanan Kereta Api Bersubsidi

×

Hari Lahir Pancasila 2026, KAI Sumut Perkuat Layanan Kereta Api Bersubsidi

Sebarkan artikel ini
Petugas KAI memberikan informasi dan pelayanan kepada penumpang di stasiun kereta api wilayah Sumatera Utara. KAI Divre I Sumut terus menghadirkan layanan transportasi bersubsidi yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat. (Foto: KAI Divre I Sumut)

Medan (MAWARTA) –  Momentum peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 menjadi pengingat pentingnya implementasi nilai-nilai luhur Pancasila dalam berbagai sektor, termasuk pelayanan transportasi publik.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara menegaskan komitmennya menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau melalui pengoperasian kereta api bersubsidi.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan kehadiran layanan kereta api bersubsidi merupakan bentuk nyata pelaksanaan sila kelima Pancasila, yakni Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

Menurutnya, subsidi yang diberikan pemerintah bertujuan agar seluruh lapisan masyarakat memiliki akses yang sama terhadap moda transportasi massal yang layak dan terjangkau.

“Subsidi yang dialokasikan pemerintah ini pada hakikatnya ditujukan langsung untuk masyarakat, bukan untuk korporasi KAI. Melalui skema ini, kami berharap konektivitas antarwilayah semakin kuat dan roda perekonomian masyarakat di berbagai daerah Sumatera Utara dapat bergerak lebih cepat,” ujar Anwar.

BACA JUGA:  Bupati Karo Antonius Ginting Dorong Kabupaten Karo Jadi Lokus Hilirisasi Komoditas Perkebunan

Saat ini terdapat tiga layanan kereta api di wilayah Divre I Sumatera Utara yang mendapatkan subsidi melalui skema Public Service Obligation (PSO), yakni KA Datuk Belambangan relasi Tebing Tinggi–Lalang dengan tarif Rp5.000, KA Siantar Ekspres relasi Medan–Siantar dengan tarif Rp22.000, serta KA Putri Deli relasi Medan–Tanjungbalai dengan tarif Rp27.000.

Anwar menjelaskan, ketiga layanan tersebut memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas masyarakat untuk berbagai kebutuhan, mulai dari bekerja, menempuh pendidikan, berniaga hingga aktivitas sosial lainnya.

“Kereta api adalah moda transportasi yang inklusif. Kami menerapkan standar pelayanan yang sama kepada seluruh pelanggan tanpa diskriminasi, sehingga manfaat pemerataan akses transportasi dapat dirasakan seluruh masyarakat,” katanya.

Tingginya minat masyarakat menggunakan layanan kereta api bersubsidi juga terlihat selama masa libur peringatan Hari Lahir Pancasila 2026. KAI Divre I Sumatera Utara mencatat sebanyak 11.592 pelanggan memanfaatkan layanan KA PSO tersebut.

BACA JUGA:  KAI Wisata Hadirkan Paket Liburan #LebaranRailExperience Jakarta–Bandung Mulai Rp650 Ribu

Dari jumlah tersebut, KA Putri Deli menjadi layanan yang paling banyak digunakan dengan 7.490 pelanggan, disusul KA Siantar Ekspres sebanyak 3.335 pelanggan, dan KA Datuk Belambangan sebanyak 767 pelanggan.

“KAI Divre I Sumatera Utara berkomitmen terus menjaga kualitas pelayanan tanpa membedakan kelas tarif demi mewujudkan transportasi perkeretaapian yang inklusif, aman, dan merata bagi seluruh masyarakat. Setiap tiket bersubsidi yang digunakan masyarakat merupakan bukti nyata kehadiran negara dalam mendukung mobilitas dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” pungkas Anwar. (Son)