SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
NUSANTARA

Pemkab Deli Serdang Gandeng UNPAB, Science Techno Park Disiapkan Jadi Pusat Inovasi

×

Pemkab Deli Serdang Gandeng UNPAB, Science Techno Park Disiapkan Jadi Pusat Inovasi

Sebarkan artikel ini
Penandatanganan MoU antara Pemkab Deli Serdang dan Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) dirangkai peletakan batu pertama pembangunan Al Amin Science Techno Park di Kutalimbaru, Sabtu (14/2/2026). Foto: Ist

Kutalimbaru (MAWARTA) – Pemerintah Kabupaten Deli Serdang mulai memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi untuk mendorong pembangunan berbasis riset dan inovasi.

Salah satunya melalui kerja sama dengan Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) yang ditandai penandatanganan nota kesepahaman di Kutalimbaru, Sabtu (14/2/2026).

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Kerja sama tersebut tidak hanya menyasar bidang pendidikan, tetapi juga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Penandatanganan dilakukan oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Pemkab Deli Serdang dr Hanip Fahri yang mewakili Bupati Deli Serdang bersama pihak Rektorat UNPAB, di sela penutupan kegiatan PKKMB.

Di lokasi yang sama, pembangunan Al Amin Science Techno Park turut dimulai melalui peletakan batu pertama. Kawasan ini dirancang menjadi pusat riset terpadu yang menghubungkan dunia akademik dengan kebutuhan masyarakat.

Menurut pihak kampus, Science Techno Park akan difokuskan pada pengembangan pertanian, peternakan, dan teknologi terapan hingga tahap hilirisasi.

BACA JUGA:  Buka Puasa Bersama di RSUD Amri Tambunan, Wabup Deli Serdang Tekankan Pelayanan Humanis

Saat ini sejumlah fasilitas awal telah disiapkan, termasuk guest house untuk mendukung aktivitas penelitian mahasiswa. Tahap berikutnya, pembangunan kandang riset dan area pengembangan pertanian akan dilakukan sesuai rencana induk kawasan.

Pemkab Deli Serdang menilai kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi salah satu kunci memperkuat kualitas sumber daya manusia sekaligus mendorong pembangunan daerah yang berbasis pengetahuan.

Selain pembangunan infrastruktur, sektor pendidikan disebut tetap menjadi perhatian, termasuk pembenahan sarana sekolah agar mendukung lingkungan belajar yang sehat dan layak bagi siswa.

Kerja sama ini diharapkan tidak berhenti pada seremoni, tetapi berlanjut pada program nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam pengembangan inovasi, teknologi, dan peningkatan kesejahteraan. (Hoko)