SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
KRIMINAL

Warga Resah Dugaan Judi Dadu Kopyok di Pancur Batu, Polisi Diminta Bertindak

×

Warga Resah Dugaan Judi Dadu Kopyok di Pancur Batu, Polisi Diminta Bertindak

Sebarkan artikel ini
Tangkapan layar Google Maps lokasi dugaan judi dadu kopyok di Gang Reformasi Pancur Batu Deli Serdang
Tangkapan layar Google Maps menunjukkan akses menuju Gang Reformasi, Desa Baru, Kecamatan Pancur Batu, Deli Serdang, yang disebut warga sebagai lokasi dugaan aktivitas judi dadu kopyok, Senin (3/2/2026). Foto: Screenshot Google Maps / MAWARTA

Pancurbatu (MAWARTA) – Sejumlah warga di Desa Baru, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, mengeluhkan adanya aktivitas yang diduga sebagai perjudian dadu kopyok di kawasan Gang Reformasi, Jalan Pancur Batu–Delitua. Lokasi tersebut disebut berada di bawah wilayah hukum Polsek Pancur Batu, Polrestabes Medan.

Menurut keterangan warga kepada awak media, akses menuju lokasi diduga aktivitas tersebut berada di ujung Gang Reformasi, melewati area sekitar Yayasan Pendidikan Mubtasi AR-Rozzaq.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Warga menyebut lokasi berada di area kebun dengan pepohonan pisang dan duku, yang dinilai relatif tertutup dari pantauan umum.

“Sudah beberapa hari ini terlihat lalu lalang kendaraan, baik mobil maupun sepeda motor, keluar-masuk ke lokasi itu,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan, Selasa (3/2/2026).

Warga menuturkan, aktivitas yang diduga perjudian tersebut mulai berlangsung sejak siang hari hingga malam.

BACA JUGA:  Kegiatan Bhakti Sosial Polrestabes Medan: Bedah Rumah di Desa Lama Pancur Batu

Selain permainan dadu kopyok, warga juga mengaku melihat keberadaan mesin permainan tembak ikan di area tersebut.

Sumber yang sama menyampaikan bahwa sebelumnya aktivitas serupa sempat terlihat di sebuah kedai kopi di Jalan Pembangunan, Desa Baru, sebelum kemudian berpindah ke dalam gang.

“Kami berharap keresahan ini cepat berlalu. Kami ingin lingkungan kami kembali aman dan kondusif,” ujarnya.

Terkait hal tersebut, warga menyatakan harapan agar aparat kepolisian dapat menindaklanjuti informasi yang berkembang di masyarakat.

Mereka juga menyebut jarak lokasi dengan Mapolsek Pancur Batu relatif dekat, sekitar satu kilometer.

Sementara itu, Kapolsek Pancur Batu melalui Kanit Reskrim Iptu Junaidi Karosekali telah dikonfirmasi awak media melalui pesan WhatsApp. Hingga berita ini diterbitkan, pesan tersebut telah terbaca, namun belum ada tanggapan resmi yang diberikan.

Awak media masih berupaya menghubungi pihak kepolisian untuk memperoleh klarifikasi dan keterangan resmi guna melengkapi pemberitaan secara berimbang dan sesuai kode etik jurnalistik. (Desri)