Tanjungbalai (MAWARTA) – Mayat pria tanpa identitas ditemukan warga di kawasan Jalan Asahan, Kota Tanjung Balai, Jumat (16/1/2026) pagi. Penemuan tersebut menggegerkan warga sekitar dan langsung dilaporkan ke pihak kepolisian.
Jenazah pria itu ditemukan tergeletak di depan deretan ruko di Lingkungan I, Kelurahan Karya, Kecamatan Tanjung Balai Selatan. Warga yang berada di sekitar lokasi berdatangan untuk melihat langsung kondisi korban.
Informasi kepolisian menyebutkan, jasad pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Arantes Hutahaean sekitar pukul 05.30 WIB.
Saat melintas untuk mencari sisa makanan hewan ternak, saksi melihat seorang pria dalam kondisi telungkup di pinggir jalan.
Merasa curiga, saksi kembali ke lokasi sekitar pukul 06.30 WIB dan mencoba menggoyangkan kaki korban untuk memastikan kondisinya. Tubuh korban sudah dingin dan kaku, menandakan pria tersebut telah meninggal dunia.
Kepala Lingkungan setempat, Elian Hasibuan, tiba di lokasi sekitar pukul 07.45 WIB dan segera melaporkan kejadian itu ke Polsek Tanjung Balai Selatan.
Tak lama berselang, personel kepolisian bersama Tim Inafis Polres Tanjung Balai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kasi Humas Polres Tanjung Balai, IPDA M. Ruslan, mengatakan jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Tengku Mansyur Tanjung Balai untuk pemeriksaan lanjutan.
“Sekitar pukul 08.10 WIB, personel Polsek Tanjung Balai Selatan bersama Tim Inafis turun ke lokasi untuk pemeriksaan awal. Selanjutnya, jenazah dibawa ke rumah sakit guna pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Ruslan.
Dari pemeriksaan luar, petugas menemukan luka lecet di bibir atas dan bawah korban serta di telapak tangan kiri. Namun, penyebab pasti kematian masih dalam penyelidikan.
Ciri-ciri korban memiliki tubuh kurus dengan tinggi sekitar 163 sentimeter. Saat ditemukan, korban mengenakan celana jeans pendek hitam bermerek Xhiu Goriz. Polisi juga mencatat adanya benjolan di bokong sebelah kiri korban.
Di sekitar lokasi, petugas mengamankan sejumlah barang milik korban, di antaranya sepasang sandal hitam, hoodie hitam, dan sisa makanan.
Hingga kini, kepolisian masih berupaya mengidentifikasi identitas korban dan mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut untuk segera melapor ke Polsek terdekat atau Polres Tanjung Balai. (Kurniawan)













