MEDAN– Gugah Nurani Indonesia (GNI) Medan Belawan bersama para donor dari Korea dan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) menggelar kegiatan plogging atau jogging sambil memungut sampah. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mengajak masyarakat untuk peduli terhadap kebersihan lingkungan dan mendukung program pengelolaan sampah berkelanjutan di Medan Belawan.
Aksi plogging dimulai dari Kantor Bank Sampah Berkah di Jalan Riau, Kelurahan Belawan II, dan berakhir di Kantor Camat Medan Belawan. Peserta yang mengenakan kaos putih kompak berjalan sambil mengumpulkan sampah menggunakan capit di sepanjang rute, sembari membawa poster-poster ajakan menjaga kebersihan.
Executive Director of Korean Financial Industry Foundation, WonSuh Choo, yang menjadi salah satu donor Gugah Nurani Indonesia dari Korea, menyampaikan apresiasinya kepada para pengurus Bank Sampah Berkah.
“Saya sangat terkesan dengan ibu-ibu pengurus Bank Sampah Berkah. Terima kasih karena sudah terlibat aktif dalam program pengelolaan sampah. Semoga kegiatan hari ini membawa keberuntungan dan manfaat bagi kita semua,” ujarnya, saat memulai plogging.
Selama kegiatan, peserta juga mengunjungi empat toko kelontong mitra Bank Sampah Berkah yang selama ini aktif mengelola sampah secara mandiri. Salah satunya, Jamila (63), pemilik toko yang sudah sembilan tahun menjadi mitra, mengaku mendapatkan manfaat ekonomi dari sampah yang dikumpulkannya.
“Sampah toko kami dijemput seminggu sekali, ditimbang, lalu hasilnya masuk ke rekening. Dari situ bisa dapat sekitar 300 ribu per minggu. Daripada dibuang percuma, kan lebih baik dijual ke Bank Sampah Berkah,” katanya.
Sementara itu, Wulan Tri Lestari (33), pemilik Toko Naura, juga mengaku baru tiga bulan bergabung dengan Bank Sampah Berkah, namun sudah merasakan manfaatnya. “Selain membantu kelestarian lingkungan, hasil sampah juga bisa langsung diuangkan. Sekitar 80-90 kilogram sampah per minggu bisa menghasilkan seratus ribu rupiah,” tuturnya.
Sebagai bentuk apresiasi, Gugah Nurani Indonesia menyerahkan piagam penghargaan kepada keempat pemilik toko mitra Bank Sampah Berkah yang dinilai aktif mendukung program daur ulang.
Usai plogging, peserta mengikuti kegiatan “Pasar Murah Sampah Jadi Sembako” yang digelar di halaman Kantor Camat Medan Belawan, Jalan Cimanuk No. 3. Masyarakat tampak antusias menukarkan sampah seperti botol plastik, kertas, dan karton dengan sembako.
Manajer Gugah Nurani Indonesia Medan Belawan, Anwar Suhut menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari kampanye Zero Waste dan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengelolaan sampah.
“Kami ingin menyampaikan bahwa sampah bukan masalah semata, tapi peluang ekonomi. Melalui Bank Sampah Berkah, masyarakat bisa menukar sampah menjadi rupiah dalam bentuk saldo di rekening, bisa beli sembako, bahkan bisa jadi modal usaha dan biaya pendidikan anak,” pungkasnya.(*)











