TANJUNGBALAI – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar acara penyambutan dan ramah tamah Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tanjungbalai yang baru, Bobon Robiana, S.H., M.H., Selasa (11/11/2025) malam.
Acara yang turut menyambut Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Daerah Tanjungbalai, Irma Silviani, berlangsung khidmat dan penuh kehangatan di Aula Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Tanjungbalai.
Suasana penyambutan kental dengan nuansa adat Melayu. Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim Batu-bara, S.E., M.AP., bersama unsur Forkopimda, memakaikan Tanjak Adat Melayu dan melakukan prosesi Tepung Tawar kepada Kajari Bobon Robiana serta Ketua IAD Irma Silviani sebagai bentuk penghormatan dan doa selamat.
Turut hadir Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina, anggota DPRD Mas’ud Nasution, Danlanal TBA Letkol Laut (P) Agung Dwi Handoko Djoewari, serta perwakilan dari Polres, Dandim 0208 Asahan, Pengadilan Agama, Imigrasi, Kemenag, dan BNNK. Hadir pula jajaran OPD Pemko Tanjungbalai, ASN Kejaksaan, pimpinan OKP, dan insan pers.
Dalam sambutan perdananya, Kajari Tanjungbalai Bobon Robiana menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan kepadanya.
“Jujur saya sangat terharu atas penyambutan ini, dan baru kali ini saya menginjakkan kaki di Sumatera Utara. Terima kasih kepada Bapak Wali Kota dan seluruh jajaran atas penerimaan yang luar biasa. Semoga kita dapat bersinergi dan berkolaborasi ke depannya,” ujar Bobon Robiana.
Sementara itu, Wali Kota Mahyaruddin Salim dalam sambutannya mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas kepada Kajari yang baru, seraya memperkenalkan Kota Tanjungbalai yang dikenal dengan julukan “Mutiara Selat Malaka di Hilir Danau Toba.”
“Atas nama Pemerintah Kota Tanjungbalai, saya mengucapkan selamat datang dan selamat atas amanah barunya sebagai Kajari Tanjungbalai,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota juga memaparkan gambaran umum demografi dan sejumlah isu strategis daerah yang membutuhkan dukungan serta kolaborasi erat dengan Kejaksaan, seperti penguatan penegakan hukum, pelaksanaan restorative justice, serta pengawasan penggunaan anggaran sesuai ketentuan perundang-undangan.
“Kami berharap sinergitas dan kolaborasi antara Pemko Tanjungbalai dengan Kejaksaan Negeri Tanjungbalai dapat terus ditingkatkan, baik dalam pendampingan hukum maupun kerja sama dengan Forkopimda, demi mewujudkan Tanjungbalai EMAS,” tutup Wali Kota Mahyaruddin.(*)











