Mardingding, MAWARTA – Praktik perjudian di wilayah Kecamatan Mardingding, Kabupaten Karo, kembali menuai sorotan publik.
Aktivitas haram ini diduga sudah berlangsung lama dan semakin berani beroperasi di tengah-tengah masyarakat tanpa tindakan tegas dari aparat kepolisian setempat.
Sejumlah warga Mardingding yang enggan disebutkan namanya mengaku resah dengan maraknya praktik judi tersebut.
Mereka menilai aparat kepolisian, khususnya Kapolsek Mardingding, seolah menutup mata terhadap situasi yang sudah meresahkan ini.
“Hampir setiap malam ada orang yang terang-terangan main jenis yang melanggar hukum negara kita. Polisi seperti pura-pura tidak tahu,” ujar seorang warga kepada wartawan, Selasa (28/10/2025).
Menurut warga, lokasi aktivitas perjudian tersebar di beberapa desa dan dikelola oleh jaringan tertentu yang disebut-sebut memiliki “backing kuat”.
Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar di tengah masyarakat: mengapa pihak kepolisian tidak segera melakukan penindakan?
“Kalau masyarakat kecil yang main ditangkap, tapi bandar besarnya tetap bebas. Ini yang bikin masyarakat kehilangan kepercayaan,” tambah warga lainnya dengan nada kecewa.
Situasi tersebut memunculkan kritik tajam terhadap Kapolsek Mardingding, yang dinilai kurang serius dalam memberantas penyakit masyarakat di wilayah hukumnya.
Padahal, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah berulang kali menegaskan agar seluruh jajaran kepolisian menindak tegas segala bentuk perjudian, baik konvensional maupun online.
Pengamat hukum dan sosial di Kabupaten Karo menilai bahwa lemahnya penegakan hukum di tingkat Polsek bisa menjadi pemicu meningkatnya praktik judi di daerah pedesaan.
“Kalau dibiarkan, ini bisa menjadi contoh buruk dan merusak moral masyarakat. Aparat harus menunjukkan keberpihakan kepada hukum, bukan kepada pelaku,” ujar seorang pengamat yang dimintai tanggapan.
Masyarakat Minta Tindakan Tegas
Warga berharap Kapolres Tanah Karo segera turun tangan mengevaluasi kinerja bawahannya di Polsek Mardingding.
Mereka juga meminta Polda Sumatera Utara melakukan pengawasan menyeluruh terhadap wilayah-wilayah rawan perjudian agar tidak menjadi “zona nyaman” bagi para bandar.
“Kami ingin hidup tenang tanpa perjudian. Polisi harus hadir untuk menegakkan hukum, bukan hanya saat razia kecil,” ujar tokoh masyarakat Mardingding.
Pemberantasan togel bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga menyangkut moral dan ketertiban sosial.
Ketika aparat tak lagi tegas, maka yang tumbuh bukan hanya perjudian, melainkan ketidakpercayaan publik terhadap institusi penegak hukum itu sendiri.
Redaksi MAWARTA masih berupaya mengonfirmasi pihak Kapolsek Mardingding terkait maraknya aktivitas perjudian di wilayah hukumnya, namun hingga berita ini diterbitkan belum ada tanggapan resmi. (Tim)













