SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
NUSANTARA

Doa Bersama di Lapas Kelas IIA Tangerang

×

Doa Bersama di Lapas Kelas IIA Tangerang

Sebarkan artikel ini

Tangerang (MAWARTA) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tangerang menggelar kegiatan Doa Bersama untuk Keselamatan dan Kebaikan Negeri pada Senin (1/9).

Acara ini diikuti oleh Kepala Lapas Kelas IIA Tangerang, jajaran pejabat struktural, staf, serta warga binaan.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, yang bertujuan menumbuhkan semangat cinta tanah air sekaligus memperkuat persatuan bangsa melalui pendekatan spiritual.

Doa bersama dilaksanakan di tiga tempat sesuai keyakinan masing-masing. Umat Islam melaksanakan doa di aula, umat Nasrani beribadah di gereja, dan umat Buddha melakukan doa di vihara.

Doa bersama di lapas kelas IIA Tangerang. (Foto: Ist/Mawarta)

Kepala Lapas Kelas IIA Tangerang, Dr. Triana Agustin, menyampaikan bahwa bangsa Indonesia tengah menghadapi berbagai tantangan sehingga perlu memperbanyak doa demi kedamaian negeri.

BACA JUGA:  Rutan Labuhan Deli Lakukan Pemindahan 15 Warga Binaan Ke Lapas Kelas IIA Binjai Dalam Atasi Overcrowded

“Dimanapun kita berada, doa adalah kewajiban yang harus dipanjatkan agar situasi di Indonesia selalu damai dan tenteram. Semoga kondisi bangsa kita dapat berangsur pulih dan kembali normal,” ujar Triana.

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana menumbuhkan rasa cinta tanah air di kalangan warga binaan.

“Dengan doa bersama ini, kita tidak hanya beribadah, tetapi juga meneguhkan persatuan dan kesatuan bangsa. Dari dalam lapas, kita turut mendoakan Indonesia agar tetap berdiri kokoh dalam kedamaian,” tambahnya.

Kegiatan doa bersama dipimpin oleh Ustadz Nendi dari Dompet Dhuafa. Rangkaian acara diisi dengan pembacaan Tahlil, Tahmid, Tasbih, dan Yasin, lalu ditutup dengan doa.

Suasana khidmat menyelimuti jalannya kegiatan, di mana warga binaan dan jajaran pegawai larut dalam kekhusyukan doa untuk negeri tercinta. (Red)