MEDAN — Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Sumatera Utara menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tahun 2025, Senin (4/8) di Hotel Adimulia Medan.
Rakerda ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen transformasi pelayanan pertanahan dan tata ruang menuju Sumatera Utara yang berdaya saing dan berkelanjutan.
Mengusung tema “Transformasi Pelayanan Pertanahan dan Tata Ruang Menuju Sumatera Utara yang Berdaya Saing dan Berkelanjutan”.
Kegiatan ini dihadiri jajaran pejabat Kementerian ATR/BPN, di antaranya Staf Ahli Menteri ATR/BPN Bidang Teknologi Informasi, Dwi Budi Martono, Kepala Pusat Data dan Informasi Pertanahan dan Tata Ruang.
Hadir juga I Ketut Gede Ary Sucaya, S.T., M.Sc; Sekretaris Direktorat Jenderal Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah, Shammy Ardian, serta Sekretaris Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian ATR/BPN, Deny Prasetyo, S.E., M.M.
Seluruh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara turut hadir dalam Rakerda ini, menjadikan forum ini sebagai ajang konsolidasi dan evaluasi atas capaian kinerja tahun 2024, serta penyusunan strategi kerja tahun 2025.
Kepala Kanwil BPN Sumut menegaskan bahwa fokus utama Rakerda 2025 adalah mendorong percepatan transformasi digital layanan pertanahan, inovasi proses bisnis, serta penguatan kolaborasi lintas sektor.
Langkah ini diharapkan mampu menghadirkan pelayanan publik yang modern, efisien, dan berintegritas, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Selain itu, Rakerda juga membahas percepatan program prioritas nasional seperti Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), pemanfaatan satu peta tata ruang, dan peningkatan kualitas SDM pertanahan agar lebih adaptif terhadap perubahan zaman.
Dengan semangat kolaborasi dan digitalisasi, BPN Sumatera Utara berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Upaya ini menjadi kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berdaya saing di tingkat nasional. (Agung)













