SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
KRIMINAL

Diduga Karena Faktor Ekonomi, Pria Beristri Nekat Gantung Diri

×

Diduga Karena Faktor Ekonomi, Pria Beristri Nekat Gantung Diri

Sebarkan artikel ini
Foto: Jenazah Korban Gantung Diri.

SERGAI – Seorang pria berinisial S, warga Dusun III Garap Hulu, Desa Cempedak Lobang, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, ditemukan meninggal dunia akibat gantung diri di rumahnya sendiri, Selasa (2/6/2025). Dugaan sementara, motif korban mengakhiri hidupnya dipicu oleh tekanan ekonomi.

Peristiwa tragis ini pertama kali diketahui oleh istrinya, Samila, yang baru pulang bekerja sekitar pukul 10.00 WIB. Saat memasuki rumah, ia dikejutkan oleh pemandangan suami yang sudah bergantung dengan seutas tali di tiang atap rumah.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

“Saya dan anak pergi dari rumah sekitar pukul 07.00 WIB. Anak saya ke sekolah, saya pergi bekerja. Saat itu, suami saya masih berada di dalam kamar,” ujar Samila dalam keterangannya kepada petugas Polsek Firdaus.

BACA JUGA:  Curi Besi Tower Protelindo, Dua Pria Dibekuk Polsek Medan Tuntungan

“Saat saya pulang, begitu membuka pintu, saya langsung terkejut melihat suami saya sudah tergantung. Saya langsung berteriak minta tolong,” tambahnya dengan nada sedih.

Teriakan Samila membuat warga sekitar berdatangan dan segera memberikan bantuan serta menenangkan keluarga.

Polisi dan Tim Inafis Turun ke Lokasi

Menangapi laporan tersebut, sekitar pukul 11.00 WIB, personel Polsek Firdaus bersama Tim Inafis Polres Serdang Bedagai langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kanit Reskrim Polsek Firdaus, Iptu Anggiat Sidabutar, SH, membenarkan kejadian tersebut dan mengungkapkan bahwa korban atas nama Sutrisno ditemukan gantung diri dengan tali yang terikat pada tiang atap rumah. Istri korban menjadi saksi pertama yang menemukan jasad suami.

BACA JUGA:  Tahanan Lapas Tanjung Gusta Medan Ditemukan Tewas Gantung Diri Pakai Sarung

“Korban diketahui berakhirnya hidup karena tekanan ekonomi. Ia meninggalkan seorang istri dan dua anak yang masih bersekolah,” ujar Plt. Kasi Humas Polres Sergai, Iptu LB Manullang dalam rilis resminya.

Keluarga Tolak Otopsi

Pihak keluarga korban menolak melakukan otopsi dan menyatakan telah mengikhlaskan kepergian Sutrisno. Mereka juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Serdang Bedagai, khususnya Polsek Firdaus dan warga sekitar yang sigap membantu dalam penanganan peristiwa tersebut.

Kapolres Serdang Bedagai dan Kapolsek Firdaus, melalui jajaran dan perangkat desa, juga menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga korban di Dusun III, Desa Cempedak Lobang.(Siddik)