BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, melepas sebanyak 273 pelajar yang telah menyelesaikan program pendidikan karakter di barak militer Gapura Panca Waluya, Dodik Bela Negara Rindam III/Siliwangi, Lembang, Kabupaten Bandung Barat.
Acara peluncurannya digelar di halaman depan Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (20/5/2025). Para pelajar tersebut berasal dari berbagai sekolah di Jawa Barat dan dipertemukan kembali dengan orang tua mereka untuk kembali ke rumah masing-masing.
“Hari ini, kalian semua bisa bertemu dengan ibu. Tetap tinggal di tempat, dan ibu senang bertemu anak-anaknya masing-masing,” ujar Dedi Mulyadi dalam video yang diunggah melalui akun Instagram pribadinya, @dedimulyadi71, Kamis (22/5/2025).
Momen haru pun pecah ketika ratusan pelajar memeluk orang tua mereka. Dedi Mulyadi, yang akrab disapa KDM, bahkan meneteskan air mata sambil memeluk beberapa pelajar yang orang tuanya tidak hadir.
“Yang ini ibunya tidak datang, kamu lari ke sini,” ucap KDM, lalu memeluk beberapa pelajar yang mendekatinya.
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, yang turut hadir dalam acara tersebut, juga tampak terharu menyaksikan acara tersebut.
Dalam suasana penuh emosional itu, KDM menawarkan diri menjadi orang tua asuh bagi para pelajar yang tidak dijemput orang tuanya.
“Kalian yang orang tuanya tidak datang, kalian semua nanti jadi anak asuh saya. Kalau kalian siap, tinggal di Bandung. Saya sekolahkan di sini, tak perlu kembali ke rumah karena saya khawatir kalau kembali, nanti malah berubah lagi,” ujar KDM.
Para pelajar pun menjawab dengan penuh semangat, “Mau!”
KDM menjelaskan bahwa mereka akan tinggal di Gedung Pakuan dan akan diurus kepindahannya agar bisa melanjutkan sekolah di Bandung.
“Nanti kalian semua didata oleh Pak Sekda. Nama-namanya dicatat, dan semuanya jadi anak asuh saya. Setuju?” selanjutnya, yang disambut serentak dengan jawaban, “Mau!” (Sugiyanto)











