MEDAN – Universitas Negeri Medan (Unimed) kembali menunjukkan eksistensinya di kancah akademik internasional. Guru Besar Kimia FMIPA Unimed, Prof. Muhammad Yusuf, M.Si , tampil sebagai dosen tamu dalam International Guest Lecture di Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) pada 13 Mei 2025.
Dalam kuliah yang diikuti 80 mahasiswa Program Teknologi dan Sains Kimia UKM, Prof. Yusuf membawakan materi bertajuk “Penentuan HOMO dan LUMO Senyawa Zirkonium (IV) sebagai Katalis.” Kehadiran beliau mendapat sambutan hangat dari Dr. Farah Hannan Binti Anuar , Ketua Program Teknologi Kimia FST UKM sekaligus mitra penelitian Prof. Yusuf dalam bidang polimer dan aplikasinya.
Tak hanya berhenti pada kuliah tamu, kolaborasi ini dilanjutkan dengan kegiatan penelitian bersama selama tiga hari, 14–16 Mei 2025. Agenda kolaboratif meliputi kunjungan ke fasilitas laboratorium, eksplorasi instrumentasi di CRIM (Centre for Research and Instrumentation Management), serta diskusi mendalam mengenai hasil penelitian dan rencana publikasi ilmiah bersama.
Sebagai puncak kerja sama, kedua institusi menandatangani perjanjian implementasi untuk memperkuat sinergi dalam program kuliah tamu dan penelitian kolaboratif. Inisiatif ini diharapkan menjadi gerbang terbuka bagi pengembangan penelitian dan ilmu pengetahuan yang lebih luas di tingkat regional maupun global.
Rektor Unimed, Prof.Dr.Ir. Baharuddin , menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap inisiatif lintas kampus ini. “Kami mendorong para dosen untuk aktif membangun jaringan penelitian dengan universitas-universitas terkemuka di Asia Tenggara hingga Eropa. Langkah ini sangat penting untuk meningkatkan daya saing global dan relevansi penelitian bagi kehidupan masyarakat,” ujarnya.
Langkah strategis Prof. Yusuf menjadi representasi semangat Unimed dalam mewujudkan visi menjadi kampus unggul dalam riset, berdaya saing internasional, serta berkontribusi nyata bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan peradaban. (Dedy Hu)











