SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
NUSANTARA

Kadinkes Sergai dan RSUD Sultan Sulaiman Tangani Balita Penderita Hidrosefalus

×

Kadinkes Sergai dan RSUD Sultan Sulaiman Tangani Balita Penderita Hidrosefalus

Sebarkan artikel ini
Ipda Brimen Sihotang Personil Polres Sergai saat Menemani Penderita Hidrosefalus di RSUD Sultan Sulaiman Sergai.

SERGAI – Respon cepat ditunjukkan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), dr. Yohnly Boelian Dachban, setelah menerima laporan dari masyarakat yang disampaikan oleh Ipda Brimen Sihotang mengenai kondisi seorang balita penderita hidrosefalus dan gangguan penglihatan di Desa Bingkat, Kecamatan Pegajahan, pada Sabtu (10/5/2025).

Menindaklanjuti laporan tersebut, dr. Yohnly segera notifikasi agar balita tersebut dirujuk ke RSUD Sultan Sulaiman, Sei Rampah, yang memiliki fasilitas dan tenaga medis spesialis mata.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

“Kami mendapat laporan dari Ipda Brimen bahwa ada balita penderita hidrosefalus dengan gangguan penglihatan. Kami langsung meminta tenaga kesehatan di Puskesmas untuk membantu proses rujukan ke RSUD Sultan Sulaiman karena di sana tersedia dokter spesialis mata,” kata dr. Yohnly.

BACA JUGA:  Buka Acara Rembuk Stunting, Wali Kota Tanjungbalai Tegaskan Komitmen Wujudkan Tanjungbalai EMAS

Direktur RSUD Sultan Sulaiman, dr. Alfi Saragih, melalui dr. Vera dan dr. Fauziah Harahap, membenarkan telah menerima pasien bernama Ayla Azura (5 bulan) pada Rabu (14/5/2025) dan telah memberikan layanan medis.

“Pasien telah diperiksa oleh dokter spesialis mata dan dokter spesialis anak. Saat ini, kami juga telah menyiapkan rujukan lanjutan ke RS SMEC Medan untuk pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut terkait mata,” jelas dr. Fauziah.

Sementara itu, sang ibu, Liani Wulandari, mengakui lega atas penanganan cepat yang dilakukan.

“Mata anak saya kurang merespon dan kami khawatir akan berdampak pada perkembangan penglihatannya. Kami berterima kasih kepada Kadinkes dan pihak RSUD Sultan Sulaiman atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Sekarang kami merasa lebih tenang dan punya harapan untuk masa depan Ayla,” ucap Liani.(Siddik)